Banjir Lumpur Terjang Tuntang, PT JTAB Akhirnya Bayar Kompensasi – Legalitas Rest Area KM 445B Disorot Publik

redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Kang Adi 
KAB.SEMARANG | JEJAKASUSINDONSIANEWS.COM-  Di tengah klaim kepatuhan hukum dan kelengkapan perizinan, banjir lumpur justru lebih dulu merendam rumah warga di sekitar pembangunan Rest Area KM 445B. Peristiwa ini memicu kemarahan publik dan membuka kembali pertanyaan serius: apakah dokumen perizinan sejalan dengan realitas lapangan?

PT Jasa Tirta Bumi (JTAB) menyatakan telah menuntaskan kompensasi bagi warga terdampak.

Namun, sejumlah warga menyebut dampak kerugian tidak berhenti pada lumpur, melainkan merusak perabot rumah tangga, kendaraan, hingga aktivitas ekonomi harian.
“Kalau izin lengkap, kenapa lumpur bisa masuk ke rumah warga?” ungkap seorang warga terdampak dengan nada kecewa.

Klaim Izin Lengkap vs Lumpur di Rumah Warga
Manajemen PT JTAB menegaskan Rest Area KM 445B telah mengantongi PBG/IMB, UKL-UPL, hingga Andalalin. Bahkan fasilitas tersebut telah diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah pada Lebaran 2025.

Namun fakta di lapangan berkata lain. Lumpur setinggi mata kaki hingga betis menggenangi rumah warga, meninggalkan trauma dan pertanyaan besar terkait pengelolaan lingkungan proyek berskala besar tersebut.
Kompensasi Disebut Tuntas, Warga Diminta Bicara Terbuka

PT JTAB menyebut penyelesaian kompensasi telah dilakukan. Namun publik mendesak agar nilai, mekanisme, dan daftar penerima kompensasi dibuka secara transparan untuk menghindari kesan “damai senyap” tanpa kejelasan.

Transformasi status dari Perusda Citra Mandiri Jawa Tengah (CMJT) menjadi Perseroda PT JTAB juga tak luput dari sorotan. Publik meminta agar perubahan badan hukum tidak menjadi tameng untuk menutup persoalan lingkungan dan sosial.
Pengawasan Pemerintah Dipertanyakan
Peristiwa ini menjadi ujian serius bagi fungsi pengawasan pemerintah daerah.

UKL–UPL dan Andalalin tidak boleh berhenti sebagai dokumen di atas meja, sementara warga menanggung lumpur di dalam rumahnya.

Jejakkasusindonesianews.com menegaskan:
Legalitas bukan sekadar stempel
Pembangunan tidak boleh mengorbankan warga
Negara wajib hadir melindungi rakyat, bukan proyek

Kasus banjir lumpur Rest Area KM 445B ini belum selesai. Publik menunggu:
evaluasi menyeluruh, transparansi kompensasi, dan jaminan kejadian serupa tak terulang.(…)

Berita Terkait

Galian C , Tiba-Tiba Diam ” Saat Kunjungan : Siapa yang Sebenarnya Mengatur?
Sindikat Oplosan Elpiji di Sidoarjo Terbongkar, Polisi Sita Ratusan Tabung
Diduga Salah Gunakan Solar Subsidi, Truk di SPBU 44.505.02 Ungaran Picu Sorotan Publik!!
Togel Putihan Bebas di Depan Polsek Subah, Warga Geram : Hukum Tumpul atau Tutup Mata?
Diduga Serobot Batas Izin” Tambang Galian C di Winong Kendal Bikin Warga Murka, Aparat Diminta Turun Tangan!!
Debt Collector di Semarang Bikin Laporan Palsu Damkar, Berakhir Malu: Minta Maaf hingga Disuruh Pegang Selang!
Skandal Pers Meledak” Oknum Media ‘Kowar- Kowar , Diduga Copas Berita & Hapus Konten Berbayar, ELBEHA Barometer Murka!!
Teror ,Mata Elang ” Kian Brutal di Salatiga & Kabupaten Semarang, ELBEHA Barometer Desak APH Bertindak Tegas Tanpa Kompromi!!

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:44

Galian C , Tiba-Tiba Diam ” Saat Kunjungan : Siapa yang Sebenarnya Mengatur?

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:49

Sindikat Oplosan Elpiji di Sidoarjo Terbongkar, Polisi Sita Ratusan Tabung

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:33

Diduga Salah Gunakan Solar Subsidi, Truk di SPBU 44.505.02 Ungaran Picu Sorotan Publik!!

Selasa, 28 April 2026 - 21:24

Togel Putihan Bebas di Depan Polsek Subah, Warga Geram : Hukum Tumpul atau Tutup Mata?

Minggu, 26 April 2026 - 01:23

Diduga Serobot Batas Izin” Tambang Galian C di Winong Kendal Bikin Warga Murka, Aparat Diminta Turun Tangan!!

Sabtu, 25 April 2026 - 22:48

Debt Collector di Semarang Bikin Laporan Palsu Damkar, Berakhir Malu: Minta Maaf hingga Disuruh Pegang Selang!

Sabtu, 25 April 2026 - 17:56

Skandal Pers Meledak” Oknum Media ‘Kowar- Kowar , Diduga Copas Berita & Hapus Konten Berbayar, ELBEHA Barometer Murka!!

Sabtu, 25 April 2026 - 16:58

Teror ,Mata Elang ” Kian Brutal di Salatiga & Kabupaten Semarang, ELBEHA Barometer Desak APH Bertindak Tegas Tanpa Kompromi!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!