Peredaran Tuak Ilegal di Babadan Limpung Kian Terbuka” Warga Desak Aparat Bertindak Tegas!!

redaksi

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM — Peredaran minuman keras tradisional jenis tuak di Desa Babadan, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, kian meresahkan warga. Aktivitas yang diduga ilegal tersebut bahkan berlangsung terang-terangan tanpa tersentuh penindakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Kamis (23/4/2026), sebuah bangunan semi permanen diduga menjadi lokasi penjualan tuak. Tempat itu tampak aktif didatangi sejumlah anak muda yang keluar masuk silih berganti.

Keberadaan lapak tersebut dinilai mencolok karena diduga tidak mengantongi izin resmi, namun tetap beroperasi secara terbuka.
Aktivitas Diduga Tak Sekadar Jual Beli
Seorang warga setempat mengungkapkan, aktivitas di lokasi itu bukan hanya sebatas transaksi minuman keras.

“Sepertinya memang jualan tuak dan belum lama buka. Tapi kadang juga dipakai untuk kumpul, ada musik, bahkan terlihat ada perempuan di situ,” ungkapnya dengan nada khawatir.

Menurutnya, tempat tersebut kerap menjadi titik berkumpul anak muda, terutama pada waktu-waktu tertentu. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu gangguan ketertiban dan berpotensi berkembang menjadi masalah sosial yang lebih serius.

Langgar Perda, Aparat Diminta Tidak Tutup Mata
Warga menegaskan bahwa praktik tersebut jelas bertentangan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Batang Nomor 12 Tahun 2013 yang melarang produksi, peredaran, hingga konsumsi minuman beralkohol.

Meski demikian, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum.

“Kami minta aparat segera turun tangan. Jangan sampai dibiarkan, nanti malah semakin besar dan sulit dikendalikan,” tegas warga lainnya.
Kekhawatiran Dampak ke Generasi Muda
Masyarakat sekitar juga menyoroti potensi dampak negatif yang bisa ditimbulkan, khususnya terhadap generasi muda.

Jika tidak segera ditertibkan, peredaran tuak ilegal ini dikhawatirkan tidak hanya merusak lingkungan sosial, tetapi juga memicu kerawanan keamanan di wilayah tersebut.

Warga berharap aparat terkait segera melakukan penindakan, sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku agar kejadian serupa tidak terus berulang.
(Mu/Red)

Berita Terkait

Miras Tuak Marak di Pantura Banyuputih, Aparat Dinilai Tutup Mata? Warga Desak Penindakan Tanpa Kompromi!!
Ngemplang BBM Subsidi Pakai Modus Barcode Ganda” Warga Wonosobo Diciduk Polisi
Tanah Urug Diduga Ilegal di Gunungpati Terbongkar” Aktivitas Jalan Terus Meski Izin Dipertanyakan!!
Diduga Ilegal, Galian Tanah di Bergas Nekat Beroperasi Tanpa SIPB, Warga Geram!!
Lahan Bengkok Disulap Jadi Gardu Induk PLN, Warga Jepara Geram: Izin Dipertanyakan, Keselamatan Terancam!
Jalan Rusak Bobrok Di Leyangan Disorot ” Swadaya Dipertanyakan, Transparansi Dituntut!!
BANDUNGAN GEGER” Oknum DPRD Temanggung Diduga Aniaya Teman Wanita di Karaoke, Berujung Laporan Polisi dan Mundur dari Jabatan
Tambang Ilegal Rowosari Menggila! Diduga Dibekingi Oknum APH, Hukum Seolah Mati di Tempat!

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:49

Peredaran Tuak Ilegal di Babadan Limpung Kian Terbuka” Warga Desak Aparat Bertindak Tegas!!

Jumat, 24 April 2026 - 20:28

Miras Tuak Marak di Pantura Banyuputih, Aparat Dinilai Tutup Mata? Warga Desak Penindakan Tanpa Kompromi!!

Kamis, 23 April 2026 - 15:24

Ngemplang BBM Subsidi Pakai Modus Barcode Ganda” Warga Wonosobo Diciduk Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 22:05

Tanah Urug Diduga Ilegal di Gunungpati Terbongkar” Aktivitas Jalan Terus Meski Izin Dipertanyakan!!

Selasa, 21 April 2026 - 15:45

Diduga Ilegal, Galian Tanah di Bergas Nekat Beroperasi Tanpa SIPB, Warga Geram!!

Senin, 20 April 2026 - 20:19

Lahan Bengkok Disulap Jadi Gardu Induk PLN, Warga Jepara Geram: Izin Dipertanyakan, Keselamatan Terancam!

Minggu, 19 April 2026 - 14:27

Jalan Rusak Bobrok Di Leyangan Disorot ” Swadaya Dipertanyakan, Transparansi Dituntut!!

Kamis, 16 April 2026 - 07:32

BANDUNGAN GEGER” Oknum DPRD Temanggung Diduga Aniaya Teman Wanita di Karaoke, Berujung Laporan Polisi dan Mundur dari Jabatan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!