Keluhan Gaji & Lembur Viral di Medsos, HRD PT Muara Krakatau Tengaran Janji Bayar Besok

redaksi

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Dok/Ilustrasi

Laporan |Witeiyani
KAB. SEMARANG|  JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Keluhan karyawan perusahaan garment PT Muara Krakatau di Tengaran, Kabupaten Semarang yang viral di media sosial akhirnya mendapat tanggapan dari pihak perusahaan.
Keluhan tersebut muncul di akun Facebook “Info Warga Tengaran”, yang menyoroti pembayaran gaji karyawan yang disebut-sebut diulur-ulur serta uang lembur yang belum dibayarkan. Dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa para karyawan yang mayoritas merupakan ibu-ibu tidak berani melakukan aksi demo maupun melapor ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
Menanggapi hal tersebut, Henri Setiawan, HRD PT Muara Krakatau, mengakui bahwa pihak perusahaan memang belum membayarkan gaji dan uang lembur karyawan. Namun ia memastikan gaji karyawan akan dibayarkan pada Kamis (12/03/2026).

Menurutnya, pembayaran gaji sebenarnya dijadwalkan pada Rabu (11/03/2026), namun mengalami keterlambatan.
“Memang benar pihak perusahaan belum membayarkan gaji dan uang lembur. Namun khusus gaji akan kami bayarkan besok Kamis (12/03/2026).

Seharusnya dibayarkan hari ini, tapi kami pastikan besok akan dibayarkan,” jelas Henri Setiawan kepada awak media melalui sambungan telepon, Rabu (11/03/2026) sore.
Sementara itu, terkait uang lembur karyawan, Henri menjelaskan bahwa pembayaran masih harus menunggu dana dari owner perusahaan. Ia menegaskan bahwa uang lembur tetap akan dibayarkan apabila dana sudah tersedia.
“Untuk uang lembur memang belum bisa kami bayarkan karena masih menunggu dana dari owner. Jika dana sudah siap, pasti akan kami bayarkan,” tambahnya.

Henri juga membantah keras tudingan adanya teror dan ancaman dari pihak perusahaan terhadap karyawan, seperti yang beredar di media sosial. Ia menilai tuduhan tersebut tidak benar dan terkesan dibuat-buat.
Bahkan, pihak manajemen perusahaan mengaku telah berkonsultasi dengan pihak kepolisian dari Polsek Tengaran dan berencana melaporkan balik pihak yang menyebarkan tuduhan tersebut di media sosial.

“Kami siap membuat pengaduan atau laporan ke kepolisian terkait tuduhan yang tidak benar yang diunggah di media sosial itu. Karena tuduhan teror dan ancaman dari perusahaan sama sekali tidak pernah ada,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Semarang, M. Taufiqur Rahman, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan. Ia hanya menyampaikan bahwa informasi tersebut akan dikoordinasikan terlebih dahulu karena sedang mengikuti rapat.

Berita Terkait

Penunjukan Plt Kepala DPU-PR Salatiga Dikritik”  Dinilai Tak Sesuai Latar Belakang
Nekat Serobot Tanah Lelang Negara, Terdakwa Terancam Pidana ” Fakta Sidang Makin Memberatkan!!
Heboh” Proyek Pasar Kroya Diduga Langgar K3, Utang Vendor Rp12,3 Miliar Meledak ke Publik!
Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat
Lahan Bengkok Disulap Jadi Gardu Induk PLN, Warga Jepara Geram: Izin Dipertanyakan, Keselamatan Terancam!
Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas
Tolak Lokasi KDMP, Warga Kaloran Siap Turunkan 1.000 Massa : Konflik Memanas!
Eksekusi Rumah Nasabah di Demak Meletup! BPR Gunung Kinibalu Diterpa Dugaan Kejanggalan Bunga dan Denda

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 13:30

Nekat Serobot Tanah Lelang Negara, Terdakwa Terancam Pidana ” Fakta Sidang Makin Memberatkan!!

Jumat, 24 April 2026 - 22:11

Heboh” Proyek Pasar Kroya Diduga Langgar K3, Utang Vendor Rp12,3 Miliar Meledak ke Publik!

Jumat, 24 April 2026 - 18:42

Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat

Senin, 20 April 2026 - 20:19

Lahan Bengkok Disulap Jadi Gardu Induk PLN, Warga Jepara Geram: Izin Dipertanyakan, Keselamatan Terancam!

Jumat, 17 April 2026 - 07:55

Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas

Rabu, 15 April 2026 - 09:27

Tolak Lokasi KDMP, Warga Kaloran Siap Turunkan 1.000 Massa : Konflik Memanas!

Kamis, 9 April 2026 - 20:59

Eksekusi Rumah Nasabah di Demak Meletup! BPR Gunung Kinibalu Diterpa Dugaan Kejanggalan Bunga dan Denda

Kamis, 9 April 2026 - 11:14

UANG RETRIBUSI RAIB RP 90 JUTA! KOORDINATOR TPR PANTAI GESING LANGSUNG DIPECAT!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!