Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris

redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok Foto:  Suyanto

Laporan | Abang Amrullah 
Mempawah, Kalimantan Barat|Jejakkasusindonesianews.com – Dugaan penggelapan dana ganti rugi pemindahan makam Tionghoa di Desa Sungai Kunyit Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, mencuat ke publik. Dana yang seharusnya diterima para ahli waris tersebut diduga dicairkan dan dikelola oleh pihak yayasan menggunakan akta yang dipersoalkan keabsahan hukumnya.

Pemindahan makam diketahui dilakukan untuk kepentingan pembangunan Pelabuhan Internasional Terminal Kijing. Dana ganti rugi pemindahan makam telah dibayarkan oleh PT Pelindo II melalui mekanisme konsinyasi di Pengadilan Negeri Mempawah, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Namun, dalam praktiknya, sebagian dana ganti rugi justru dicairkan oleh pihak yayasan dengan alasan membantu ahli waris yang disebut mengalami kendala administrasi. Fakta di lapangan menunjukkan, hingga lebih dari satu tahun sejak pencairan, sejumlah ahli waris belum menerima dana ganti rugi yang menjadi hak mereka.

Akibatnya, para ahli waris tidak dapat memindahkan makam keluarga dari area pembangunan pelabuhan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius, mengingat dana telah dicairkan namun tidak disalurkan kepada pihak yang berhak.

Suyanto, salah satu ahli waris, menyatakan bahwa pengelolaan dana tersebut patut diduga bermasalah dan perlu diusut secara hukum. Ia secara tegas meminta aparat penegak hukum memproses Subandio dan Gusman, yang disebut-sebut terkait dengan pencairan dana ganti rugi tersebut.

“Negara sudah menjalankan kewajibannya dengan membayarkan ganti rugi melalui mekanisme hukum. Tapi hak kami sebagai ahli waris tidak kami terima. Ini jelas merugikan dan menghambat pemindahan makam,” ujar Suyanto.
Ia juga mendesak agar aparat penegak hukum mengusut dugaan keterlibatan pihak-pihak terkait, termasuk kemungkinan adanya oknum yang berkepentingan dalam proses pencairan dan pengelolaan dana tersebut, demi kepastian hukum dan keadilan bagi para ahli waris.
Hingga berita ini diturunkan, pihak yayasan maupun pihak-pihak yang disebutkan belum memberikan keterangan resmi.(..)

Berita Terkait

Distribusi Makan Bergizi Gratis Diduga Ditolak di SMPN 2 Sokaraja, Kendaraan Pengangkut Terlambat Datang
Ketua BEM UGM Orasi di Pati Usai Vonis Bebas Botok–Teguh, Serukan Perjuangan Keadilan
Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!
LAI BPAN Jateng Desak Audit Total MBG, KRT Yoyok Sakiran: Jangan Main-Main dengan Gizi Anak!
Dugaan Permintaan Uang Oknum Advokat di Rembang Mandek, Polisi Belum Beri Kepastian – Gus Id: Tak Pernah Ada Surat Kuasa
Kritik MBG Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Berujung Dugaan Intimidasi, Mahfud MD dan Adian Napitupulu Minta Dialog
600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi
DIDUGA JADI PARKIR LIAR, FASILITAS UMUM DI SAMPING THE PARK MALL SEMARANG DISOROT

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:11

Distribusi Makan Bergizi Gratis Diduga Ditolak di SMPN 2 Sokaraja, Kendaraan Pengangkut Terlambat Datang

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:09

Ketua BEM UGM Orasi di Pati Usai Vonis Bebas Botok–Teguh, Serukan Perjuangan Keadilan

Jumat, 6 Maret 2026 - 01:11

Diduga Cemarkan Nama Baik Kades, Warga Galinggang Siapkan Laporan Polisi terhadap Akun Facebook “Madanyulia Jurnal Katingan!

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:32

LAI BPAN Jateng Desak Audit Total MBG, KRT Yoyok Sakiran: Jangan Main-Main dengan Gizi Anak!

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:20

Dugaan Permintaan Uang Oknum Advokat di Rembang Mandek, Polisi Belum Beri Kepastian – Gus Id: Tak Pernah Ada Surat Kuasa

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:21

Kritik MBG Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Berujung Dugaan Intimidasi, Mahfud MD dan Adian Napitupulu Minta Dialog

Senin, 23 Februari 2026 - 21:57

600 Warga Desa Galinggang Surati Bupati Katingan, Desak Oknum Kades Tampelas Dipanggil dan Diberi Sanksi

Senin, 23 Februari 2026 - 12:54

DIDUGA JADI PARKIR LIAR, FASILITAS UMUM DI SAMPING THE PARK MALL SEMARANG DISOROT

Berita Terbaru

error: Content is protected !!