Longsor Kalialang ”  Respon Cepat Turun, Pengawasan Kawasan Rawan Disorot!!

redaksi

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Adi Winarko
Semarang | jejakkasusindonesianews.com- Peristiwa longsor di Kampung Kalialang Lama, Kelurahan Sukorejo, Gunungpati, Kota Semarang, memaksa pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan darurat di lapangan (5 Mei 2026).

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung meninjau lokasi dan meminta warga terdampak untuk segera mengungsi. Pemkot juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), BPBD, hingga PDAM untuk memastikan penanganan berjalan dan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

“Kalau potensi terdampak ada sekitar tujuh rumah dengan jumlah 23 jiwa. Sedangkan yang sudah terdampak ada tiga rumah yang roboh,” ujar Agustina Wilujeng saat di lokasi.

Selain itu, Pemkot menyiapkan lokasi pengungsian sementara di Pesantren Delik serta bantuan logistik bagi warga yang belum bisa kembali beraktivitas.

Di sisi lain, Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji, menyebut wilayah tersebut memang masuk kategori rawan bencana, namun tidak melanggar aturan tata ruang.

“Tidak menyalahi tata ruang, masih dalam kawasan permukiman. Namun seringkali IMB atau PBG tidak dijadikan acuan dalam pembangunan di wilayah rawan,” jelas Ferry.

Pemkot menyatakan langkah jangka pendek akan difokuskan pada penguatan struktur tanah, termasuk pembangunan talud dan peningkatan daya dukung tanah untuk mencegah longsor susulan.

Peristiwa ini menegaskan bahwa selain faktor alam berupa tanah labil, aspek pengawasan dan kesiapan pencegahan menjadi perhatian yang tidak bisa diabaikan.

Masyarakat berharap penanganan tidak berhenti pada tahap darurat, tetapi berlanjut pada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Berita Terkait

Viral Video Perkelahian Karyawan Pabrik, Polsek Bergas Bergerak Cepat Periksa Sejumlah Saksi
Si Jago Merah Mengamuk ” Hanguskan Bengkel Las di Teras, Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi!
BERIZIN TAPI BIKIN RESAH! DPRD SEMARANG SOROT TAMBANG GALIAN C DELIK, JALAN RUSAK DAN WARGA MENJERIT!!
Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi
Si Jago Merah Mengamuk di Mranggen Demak, Dua Rumah Milik Perantau Ludes Terbakar
Pelaku Pembakaran Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Ditangkap Polisi
Polsek Cepogo Bergerak Cepat! Kebakaran Limbah Kabel Bekas Berhasil Dijinakkan Sebelum Ancam Permukiman Warga
Tragedi di Sabana Merbabu, Pendaki Asal Semarang Meninggal Saat Menuju Puncak

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:05

Viral Video Perkelahian Karyawan Pabrik, Polsek Bergas Bergerak Cepat Periksa Sejumlah Saksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:47

Si Jago Merah Mengamuk ” Hanguskan Bengkel Las di Teras, Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi!

Senin, 15 Juni 2026 - 23:12

BERIZIN TAPI BIKIN RESAH! DPRD SEMARANG SOROT TAMBANG GALIAN C DELIK, JALAN RUSAK DAN WARGA MENJERIT!!

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:41

Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:37

Si Jago Merah Mengamuk di Mranggen Demak, Dua Rumah Milik Perantau Ludes Terbakar

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:01

Pelaku Pembakaran Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Ditangkap Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:55

Polsek Cepogo Bergerak Cepat! Kebakaran Limbah Kabel Bekas Berhasil Dijinakkan Sebelum Ancam Permukiman Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44

Tragedi di Sabana Merbabu, Pendaki Asal Semarang Meninggal Saat Menuju Puncak

Berita Terbaru

error: Content is protected !!