Penunjukan Plt Kepala DPU-PR Salatiga Dikritik”  Dinilai Tak Sesuai Latar Belakang

redaksi

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Yuana
SALATIGA|JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  – Penunjukan Suparli, SKM, M.Kes sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Salatiga menuai sorotan. Kebijakan tersebut dinilai belum mencerminkan kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan kebutuhan teknis jabatan.

Ketua Elbeha Barometer, Sri Hartono, menyampaikan bahwa posisi strategis seperti Kepala DPU-PR idealnya diisi oleh pejabat yang memiliki kompetensi teknis selaras dengan bidang pekerjaan umum dan penataan ruang.

“Menurut saya kurang tepat jika dilihat dari latar belakang pendidikan dan kemampuan teknis. Seharusnya Plt diisi oleh figur yang memiliki kompetensi yang relevan dengan OPD yang dipimpinnya,” ujar Sri Hartono, Rabu (29/4/2026).

Diketahui, Suparli saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Salatiga. Ia ditunjuk sebagai Plt Kepala DPU-PR berdasarkan Surat Perintah Wali Kota Salatiga Nomor 800.1.3.3/308, dengan masa penugasan mulai 4 Mei hingga 3 Agustus 2026.

Sri Hartono menilai, kompleksitas pekerjaan di DPU-PR semakin tinggi, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap percepatan pembangunan. Dalam kondisi tersebut, pemimpin OPD dinilai perlu memiliki pemahaman teknis yang kuat agar kebijakan yang diambil tepat sasaran.

“Jika tidak menguasai persoalan teknis yang dihadapi, hal itu justru bisa menjadi kendala dalam pelaksanaan program dan berpotensi berdampak pada kinerja pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar penempatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga dilakukan secara cermat dan berbasis kompetensi. Menurutnya, ketidaktepatan dalam penunjukan jabatan dapat memengaruhi efektivitas organisasi serta pelaksanaan pembangunan.

“Wali Kota perlu mempertimbangkan potensi dan kompetensi jajarannya secara matang. Penempatan yang kurang tepat bisa berdampak pada tidak optimalnya kinerja OPD dan capaian pembangunan,” ujarnya.

Meski demikian, Sri Hartono menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan ditujukan untuk meragukan kapasitas Suparli secara personal. Ia menekankan pentingnya prinsip kesesuaian kompetensi dalam penugasan jabatan publik.

Selain itu, ia juga menyoroti masih adanya sejumlah jabatan kepala OPD di Kota Salatiga yang belum terisi definitif. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani agar masing-masing perangkat daerah dapat bekerja lebih fokus dan maksimal dalam menjalankan tugasnya.

“Pekerjaan rumah pembangunan di Salatiga masih cukup banyak. Pengisian jabatan yang tepat akan membantu percepatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Janji Manis Tinggal Janji? Tiga Tahun Konsumen Zakira Residence 4 Tlogo Menanti Rumah, Uang Puluhan Juta Menggantung
Sidak Proyek Nandanavana ” Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata di Lereng Merbabu
WTP Diraih, Tapi Temuan Masih Banyak! BPK Beri Ultimatum 32 Pemda di Jateng Tuntaskan Pelanggaran dalam 60 Hari
Warga Tunggul Pandean Gugat Pembangunan Gardu Induk ke PN Jepara, Pertanyakan Sosialisasi dan Dampak bagi Masyarakat
PENGUSAHA TAMBAK UDANG DI BATANG JADI TERSANGKA, 7 HEKTAR SAWAH PANGAN DILINDUNGI DIDUGA DIHABISI DEMI BISNIS MILIARAN
EMPAT SANTRI BANTAH JADI KORBAN ” NARASI DALAM LAPORAN DUGAAN ASUSILA DI AL-ANFAS MULAI DIPERTANYAKAN
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
TOWER 60 METER BERDIRI DI BONGANCINA, IZIN DIDUGA BELUM TUNTAS: SIAPA BERANI MAINKAN ATURAN?

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:18

Janji Manis Tinggal Janji? Tiga Tahun Konsumen Zakira Residence 4 Tlogo Menanti Rumah, Uang Puluhan Juta Menggantung

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:28

Sidak Proyek Nandanavana ” Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata di Lereng Merbabu

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:21

WTP Diraih, Tapi Temuan Masih Banyak! BPK Beri Ultimatum 32 Pemda di Jateng Tuntaskan Pelanggaran dalam 60 Hari

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:51

Warga Tunggul Pandean Gugat Pembangunan Gardu Induk ke PN Jepara, Pertanyakan Sosialisasi dan Dampak bagi Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:34

PENGUSAHA TAMBAK UDANG DI BATANG JADI TERSANGKA, 7 HEKTAR SAWAH PANGAN DILINDUNGI DIDUGA DIHABISI DEMI BISNIS MILIARAN

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:02

EMPAT SANTRI BANTAH JADI KORBAN ” NARASI DALAM LAPORAN DUGAAN ASUSILA DI AL-ANFAS MULAI DIPERTANYAKAN

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:13

TOWER 60 METER BERDIRI DI BONGANCINA, IZIN DIDUGA BELUM TUNTAS: SIAPA BERANI MAINKAN ATURAN?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!