Jalanan Semarang Dihantam Truk Galian C Kalialang: Warga Resah, Kecelakaan Mengintai di Ruas Kalipancur hingga Suratmo

redaksi

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG |JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM-Jalanan Semarang Dihantam Truk Galian C Kalialang: Warga Resah, Kecelakaan Mengintai di Ruas Kalipancur hingga Suratmo-6 Oktober 2025 ,Aktivitas Galian C di kawasan Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, terus menuai protes keras dari masyarakat. Selain menimbulkan polusi debu tebal saat kemarau dan lumpur ketika musim hujan, puluhan truk dam bertonase berat yang lalu-lalang di berbagai ruas jalan kini menyebabkan kerusakan infrastruktur parah dan membahayakan keselamatan warga.

Jalur Vital Berubah Jadi Arena Berbahaya

Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di sepanjang Jalan Kalipancur Raya, Jalan Untung Suropati, hingga Jalan Suratmo. Kondisi jalan di sejumlah titik tak lagi mulus, melainkan bergelombang dan dipenuhi lubang dalam.

“Jalan di depan Candi Penataran Raya sampai Nasi Padang Kendana itu sudah hancur lebur. Pengendara motor harus ekstra hati-hati, sudah banyak yang nyaris celaka,” ungkap seorang warga melalui unggahan di grup media sosial Info Kejadian Semarang pada Senin (6/10/2025).

Di Jalan Suratmo, lubang-lubang besar tampak jelas akibat sering dilalui truk pengangkut material. Kondisi ini secara langsung mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, serta menghambat mobilitas warga sekitar.

Relawan Ambil Alih Tugas Perbaikan Lambannya respons Pemerintah Kota Semarang terhadap kerusakan jalan yang sudah lama terjadi memicu aksi nyata dari masyarakat. Khawatir akan keselamatan pengguna jalan, Relawan Gabungan Kota Semarang mengambil inisiatif melakukan perbaikan tambal sulam mandiri di beberapa titik rawan.

Aksi ini sekaligus menjadi bentuk kritik keras terhadap lambatnya tindakan resmi Pemkot. Warga juga menilai kualitas perbaikan sebelumnya tidak memadai.

“Kami berharap Bu Wali Kota tidak tutup mata. Jalan ini sudah rusak parah, dan kualitas perbaikan tambal sulam sebelumnya sangat buruk serta tidak bertahan lama. Kami butuh penanganan serius,” tulis salah satu warga dalam unggahan protes yang kini viral di media sosial.

Tuntutan Penegakan Hukum dan Penertiban Tambang

Warga meyakini sumber utama kerusakan jalan ini berasal dari aktivitas truk-truk pengangkut material Galian C yang beroperasi secara masif dan diduga melebihi batas tonase jalan (overloading).

Masyarakat pengguna jalan kini menuntut aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera:

Melakukan audit dan penertiban operasional Galian C di Kalialang dan sekitarnya, yang kewenangannya berada di tingkat Provinsi.

Menindak tegas truk-truk pelanggar batas muatan yang terbukti merusak fasilitas publik.

Mewajibkan pemilik usaha tambang bertanggung jawab memperbaiki seluruh kerusakan jalan yang ditimbulkan.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti tindakan konkret dan permanen dari Pemerintah Kota Semarang dan dinas terkait guna menjamin keselamatan serta kenyamanan lalu lintas di wilayah tersebut.

[Red / Angger S]

 

Berita Terkait

Ratusan Balok Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Ditemukan di Mempawah, APH Diminta Bongkar Aktor Intelektual dan Cukong Besar!!
Galian C di Sei Dalu-Dalu Disorot, DPRD dan PTSP Temukan Aktivitas Diduga Belum Berizin Dekat Jembatan dan Tanggul Rp11,6 Miliar
Beutong Memanas! GMBI Aceh Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Sebelum Konflik Meluas!!
Aktivitas Tambang Batu di Kali Petung Disorot, Warga Desak Audit Perizinan dan Dokumen Lingkungan
Penataan Lahan PT GMS di Pringapus Dipertanyakan, Dugaan Belum Berizin Mencuat
DIDUGA BEROPERASI TANPA IZIN, TAMBANG GALIAN C DI CEPOGO TERUS BERAKTIVITAS; WARGA MINTA PENEGAKAN HUKUM TEGAS
Aktivitas Tambang Galian C di Sumurpitu Disorot, Legalitas Dipertanyakan dan Dampak Lingkungan Dikeluhkan Warga
Diduga Arena Judi Sabung Ayam Beroperasi Terang-terangan di Kemangkon, APH Diminta Jangan Tutup Mata

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:23

Ratusan Balok Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Ditemukan di Mempawah, APH Diminta Bongkar Aktor Intelektual dan Cukong Besar!!

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:15

Galian C di Sei Dalu-Dalu Disorot, DPRD dan PTSP Temukan Aktivitas Diduga Belum Berizin Dekat Jembatan dan Tanggul Rp11,6 Miliar

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:42

Beutong Memanas! GMBI Aceh Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Sebelum Konflik Meluas!!

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:37

Aktivitas Tambang Batu di Kali Petung Disorot, Warga Desak Audit Perizinan dan Dokumen Lingkungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:40

Penataan Lahan PT GMS di Pringapus Dipertanyakan, Dugaan Belum Berizin Mencuat

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:32

DIDUGA BEROPERASI TANPA IZIN, TAMBANG GALIAN C DI CEPOGO TERUS BERAKTIVITAS; WARGA MINTA PENEGAKAN HUKUM TEGAS

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:16

Aktivitas Tambang Galian C di Sumurpitu Disorot, Legalitas Dipertanyakan dan Dampak Lingkungan Dikeluhkan Warga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:43

Diduga Arena Judi Sabung Ayam Beroperasi Terang-terangan di Kemangkon, APH Diminta Jangan Tutup Mata

Berita Terbaru

error: Content is protected !!