Laporan | Witriyani
Boylali |Jejakkasusindonesianews.com – Polres Boyolali menggelar apel penyerahan hadiah lomba video berbasis Artificial Intelligence (AI) tingkat SMA/SMK se-Kabupaten Boyolali, Rabu (29/4/2026) pagi. Kegiatan ini mengangkat tema “Pelajar Boyolali Anti Kriminalitas, Polres Boyolali Bersama Pelajar Bersinergi Menjaga Kamtibmas Melalui Himbauan Video Berbasis AI.”
Apel yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, dan diikuti jajaran pejabat utama, anggota Polri dan ASN, para siswa pemenang lomba, serta guru pendamping.
Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas kreativitas dan partisipasi aktif dalam lomba video AI. Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mengembangkan potensi pelajar sekaligus menanamkan kesadaran menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta. Ini menunjukkan pelajar Boyolali memiliki kreativitas tinggi dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif,” ujarnya.
Kapolres juga memberikan ucapan selamat kepada para pemenang dan mendorong mereka untuk terus mengembangkan potensi diri serta berkontribusi bagi masyarakat.
“Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berkarya dan menjadi generasi muda yang berdampak positif,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi AI merupakan tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi bersama, baik oleh pelajar maupun anggota Polri. Ia menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi, terutama di tengah maraknya konten hoaks dan manipulasi berbasis AI.
Sebagai bentuk komitmen, Polres Boyolali telah menggelar pelatihan AI Ready ASEAN yang diikuti lebih dari 100 siswa SMA sederajat guna meningkatkan pemahaman teknologi digital di kalangan pelajar.
Dalam kegiatan tersebut, penghargaan diberikan kepada para pemenang berupa uang pembinaan, piala, dan piagam. Adapun daftar pemenang sebagai berikut:
Juara 1: Chaelas A (SMK N 1 Kemusu) – tema anti bullying
Juara 2: Dwi Agung M (SMK N 1 Musuk) – tema anti bullying
Juara 3: Nugrohening A (SMA N 1 Teras) – tema anti bullying
Harapan 1: Grecia Siti A (SMA N 1 Simo) – tema anti bullying
Harapan 2: Rehan Alfandi (SMK BK Simo) – tema anti tawuran
Harapan 3: Ayu Fitria R (SMA N 1 Teras) – tema balap liar
Para pemenang menerima uang pembinaan mulai dari Rp500 ribu hingga Rp2 juta, disertai piala dan piagam penghargaan.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan pelajar dalam menjaga situasi kamtibmas melalui pendekatan kreatif berbasis teknologi. Pemanfaatan video AI diharapkan mampu menjadi media edukasi yang efektif untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan kepada masyarakat, khususnya generasi muda.







