DIUSIR SAAT LIPUTAN, WARTAWAN LAPORKAN OKNUM PUSKESMAS SINE KE Dewan Pers ” ADA APA DENGAN KETERBUKAAN INFORMASI?

redaksi

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor | M.Supadi
NGAWI | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  — Arogansi terhadap kerja jurnalistik kembali mencuat. Seorang wartawan diusir saat menjalankan tugas peliputan di UPT Puskesmas Sine, Kabupaten Ngawi. Tak terima, kasus ini kini resmi dilaporkan ke Dewan Pers.

Insiden terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 09.15 WIB, saat rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Forkopimcam dan kepala desa se-Kecamatan Sine berlangsung di aula puskesmas.

Budi Santoso, jurnalis Harian7.com, mengaku sudah menyampaikan maksud kedatangannya secara terbuka. Namun di tengah forum, ia justru didatangi oknum petugas berinisial WD dan diminta keluar dari ruangan.

Tindakan tersebut langsung memicu tanda tanya besar: ada apa dengan keterbukaan informasi di institusi pelayanan publik?

Tak lama berselang, Kepala UPT Puskesmas Sine, Dina, menemui wartawan dan menyampaikan permohonan maaf. Ia berdalih insiden terjadi karena petugas tidak mengetahui keberadaan jurnalis.

Namun bagi Budi, persoalan ini bukan sekadar miskomunikasi.

“Ini sudah menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang,” tegasnya.
Upaya klarifikasi lanjutan pada Jumat (17/4/2026) pun menemui jalan buntu. Kepala puskesmas tidak berada di tempat, sementara jawaban resmi belum juga diberikan.

Camat Sine, Agus Dwi Narimo, justru mengingatkan bahwa media adalah mitra pemerintah. Ia menegaskan pentingnya sikap terbuka terhadap kehadiran pers, terutama dalam forum resmi yang menyangkut kepentingan publik.

Tak ingin persoalan ini berlalu begitu saja, Budi akhirnya mengambil langkah tegas.
“Sore tadi saya sudah melaporkan kejadian ini ke Dewan Pers,” ujarnya.

Langkah tersebut ditegaskan bukan semata kepentingan pribadi, melainkan untuk menjaga marwah dan profesionalitas kerja jurnalistik di lapangan.

Peristiwa ini juga diperkuat oleh saksi mata, Tri Sofyan, jurnalis kontrolnews.co, yang berada langsung di lokasi saat kejadian berlangsung.
Masuknya laporan ke Dewan Pers membuka peluang adanya klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut terhadap pihak-pihak terkait.

Kasus ini kembali menampar realitas: di tengah gencarnya jargon transparansi, masih ada aparatur yang belum memahami peran pers.
Padahal, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dengan tegas menjamin kemerdekaan pers sebagai bagian dari hak publik untuk mendapatkan informasi.

Jika peliputan di forum resmi saja masih dipersoalkan, publik pantas bertanya — transparansi itu benar-benar dijalankan, atau hanya sekadar slogan?

Peristiwa di Puskesmas Sine kini menjadi cermin penting: hubungan antara aparatur dan media belum sepenuhnya sehat. Tanpa keterbukaan, kepercayaan publik bisa terus terkikis.

Berita Terkait

Liputan Dihalangi, Kasus Ngawi Meledak! MNN Media Tempuh Jalur Hukum dan Dewan Pers
Cinta Terlarang Berujung Maut” 5 Pelaku Peragakan 19 Adegan Sadis di Rekonstruksi Pembunuhan Pemuda Kajoran!!
Digerebek! Pengedar Psikotropika di Boyolali Diciduk, Ratusan Pil Haram Disita Polisi
Dipergoki Warga Saat Dini Hari, Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Bergas di Candirejo
Pabrik Ekstasi Berkedok Gudang di Mijen Digerebek, Tiga Terduga Pelaku Diamankan
43 Adegan Terungkap! Rekonstruksi Kasus Tragis Anak di Boyolali Buka Fakta Mengejutkan
Buang Sabu ke Septiktank Biar Lolos” Polisi Justru Bongkar Total, Jaringan Narkoba Semarang Tersungkur!
Gila! Demi Rp100 Ribu Buat Miras, Dua Pemuda Semarang Jambret Brutal Pakai Sajam, Korban Bersimbah Darah

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:30

Liputan Dihalangi, Kasus Ngawi Meledak! MNN Media Tempuh Jalur Hukum dan Dewan Pers

Jumat, 17 April 2026 - 18:22

DIUSIR SAAT LIPUTAN, WARTAWAN LAPORKAN OKNUM PUSKESMAS SINE KE Dewan Pers ” ADA APA DENGAN KETERBUKAAN INFORMASI?

Kamis, 16 April 2026 - 17:16

Cinta Terlarang Berujung Maut” 5 Pelaku Peragakan 19 Adegan Sadis di Rekonstruksi Pembunuhan Pemuda Kajoran!!

Kamis, 16 April 2026 - 16:19

Digerebek! Pengedar Psikotropika di Boyolali Diciduk, Ratusan Pil Haram Disita Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:18

Dipergoki Warga Saat Dini Hari, Dua Terduga Pelaku Curanmor Diamankan Polsek Bergas di Candirejo

Sabtu, 11 April 2026 - 19:02

Pabrik Ekstasi Berkedok Gudang di Mijen Digerebek, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 9 April 2026 - 19:24

43 Adegan Terungkap! Rekonstruksi Kasus Tragis Anak di Boyolali Buka Fakta Mengejutkan

Kamis, 9 April 2026 - 09:04

Buang Sabu ke Septiktank Biar Lolos” Polisi Justru Bongkar Total, Jaringan Narkoba Semarang Tersungkur!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!