Viral Video Perkelahian Karyawan Pabrik, Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan

redaksi

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi

KAB.SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  – Seorang petugas cleaning service berinisial MD melaporkan dugaan penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Bergas, Polres Semarang. Korban mengaku mengalami luka pada bagian pelipis dan rahang setelah diduga dipukul oleh rekan kerjanya di area parkir sebuah pabrik di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Kuasa hukum korban dari Rumah Bantuan Hukum Kantor Hukum Jallu & Associates, M. Syaiful Huda, S.H., mengatakan pihaknya kini mendampingi MD untuk memperoleh kepastian hukum atas peristiwa yang dialaminya.

Menurut Syaiful, berdasarkan keterangan yang disampaikan kliennya, persoalan bermula dari perdebatan terkait pekerjaan penataan dan kebersihan rak sepatu di lingkungan pabrik pada saat jam kerja.

“Dari keterangan klien kami, sempat terjadi adu argumen terkait pekerjaan. Klien kami kemudian diajak menyelesaikan persoalan di luar area kerja, namun menolak karena saat itu masih dalam jam kerja,” ujar Syaiful kepada Harian7.com, Selasa (16/6/2026).

Syaiful menjelaskan, berdasarkan cerita korban, setelah jam kerja berakhir terlapor kembali mendatangi MD di area parkir depan pabrik. Saat itu korban sedang berada di atas sepeda motor.

“Klien kami menerangkan bahwa dirinya diduga dipukul beberapa kali ketika sedang berada di atas sepeda motor hingga mengalami luka sobek pada bagian pelipis dan pembengkakan pada rahang,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Syaiful, korban mengalami luka fisik dan kemudian memutuskan menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Bergas.

Ia juga menyebut peristiwa tersebut diduga sempat terekam video dan rekamannya beredar di lingkungan karyawan serta media sosial.

“Klien kami berharap perkara ini dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga berharap aparat penegak hukum menangani kasus ini secara profesional, objektif, dan transparan,” ucapnya.

Menurut Syaiful, setiap pekerja memiliki hak untuk memperoleh rasa aman dan perlindungan saat menjalankan aktivitas di lingkungan kerja. Karena itu, pihaknya berkomitmen mengawal proses hukum hingga tuntas.

“Kami mendampingi korban agar mendapatkan keadilan dan kepastian hukum. Semua fakta yang ada nantinya kami serahkan kepada penyidik untuk ditelusuri dan dibuktikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dukungan terhadap korban juga datang dari Direktur LSM Indonesia Corruption Investigation (ICI) Jawa Tengah, Dr. Krishna Djaya Darumurti, S.H., M.H. Ia menyatakan keprihatinannya atas dugaan kekerasan yang terjadi di lingkungan kerja.

“Kami sangat prihatin atas peristiwa yang dialami korban. Lingkungan kerja seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi setiap pekerja. Apabila benar terjadi tindak kekerasan, maka proses hukum harus berjalan secara adil dan transparan,” kata Krishna.

Menurut Krishna, ICI Jawa Tengah akan ikut mengawal perkembangan kasus tersebut guna memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.

“Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Semua pihak harus mendapatkan perlakuan yang adil di hadapan hukum dan fakta-fakta yang sebenarnya harus diungkap secara terang benderang,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, kasus dugaan penganiayaan tersebut masih di tangani Polsek Bergas. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak terlapor terkait peristiwa tersebut.

Berita Terkait

KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap
Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga
Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi
Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Ngaku Guru Terapi Sepiritual ” Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santriwati
OKNUM MAHASISWA DI SEMARANG DIDUGA GULUNG 40 MOTOR RENTAL, PULUHAN KORBAN MENJERIT ” POLISI SITA 23 UNIT KENDARAAN
Bobol Aset Negara, Pemulung Asal Medan Gondol Outdoor AC KDMP di Boyolali

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:13

Viral Video Perkelahian Karyawan Pabrik, Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10

KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:37

Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:41

Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:44

Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:01

Ngaku Guru Terapi Sepiritual ” Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santriwati

Senin, 8 Juni 2026 - 23:32

OKNUM MAHASISWA DI SEMARANG DIDUGA GULUNG 40 MOTOR RENTAL, PULUHAN KORBAN MENJERIT ” POLISI SITA 23 UNIT KENDARAAN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!