Viral! Ayah Aniaya Anak Kandung, Tim Resmob Polres Sragen Bekuk Pelaku Saat Kabur ke Boyolali

redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Jiyan | Editor : M.Supadi 
SRAGEN | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Jagat media sosial diguncang video penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Sragen. Rekaman tersebut memicu kemarahan publik dan mendorong aparat kepolisian bergerak cepat memburu pelaku.

Tim Resmob Satreskrim Polres Sragen akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial P (47), warga Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen. Pelaku ditangkap saat berusaha melarikan diri ke wilayah Boyolali.

Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menegaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah pihaknya melakukan pelacakan intensif menyusul viralnya video kekerasan tersebut.

“Tim Resmob Satreskrim Polres Sragen berhasil mengamankan terduga pelaku dugaan penganiayaan terhadap anak. Saat ini pelaku sudah kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegasnya.

Fakta yang mengundang keprihatinan, video penganiayaan itu diduga direkam sendiri oleh pelaku saat melakukan kekerasan terhadap korban, yang diketahui merupakan anak kandungnya.

Korban Jalani Pemeriksaan Medis
Untuk memastikan kondisi korban, kepolisian berkoordinasi dengan tenaga medis. Rencananya, korban akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Rumah Sakit Moewardi.

Langkah ini dilakukan guna memastikan kesehatan fisik maupun psikis korban pascakejadian.

Proses Hukum Berjalan
Kasus ini bermula dari laporan serta informasi masyarakat melalui media sosial terkait dugaan penganiayaan terhadap anak yang terekam dalam video. Setelah dilakukan penyelidikan, terungkap bahwa pelaku adalah ayah kandung korban sendiri.

Penyidik Satreskrim Polres Sragen kini masih melakukan pendalaman guna mengusut tuntas perkara tersebut. Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius tentang pentingnya perlindungan anak dan pengawasan terhadap potensi kekerasan dalam rumah tangga.

Berita Terkait

Terbongkar” Pengasuh Ma’had Al Anfas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak, Lembaga Ternyata Tak Berizin!!
Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan
KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap
Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga
Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi
Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:34

Terbongkar” Pengasuh Ma’had Al Anfas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak, Lembaga Ternyata Tak Berizin!!

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:32

Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:13

Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10

KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:37

Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:41

Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:44

Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!