Laporan | Mulyono
DEMAK|JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM –
Setelah sempat terhenti selama masa libur Idulfitri, majelis zikir dan selawat rutinan Manakib Jawahirul Ma’ani kembali digelar. Kegiatan perdana pasca-lebaran ini berlangsung khidmat di kediaman Bapak Ali Mustofa, Dukuh Kayon, Desa Batursari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.[18/4/26]
Rutinan yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali, tepatnya pada Malam Minggu Legi, menjadi momentum bagi para jamaah untuk kembali berkumpul. Selain memperkuat spiritualitas melalui zikir dan doa bersama, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.
Antusiasme jamaah terlihat tinggi. Warga sekitar hingga jamaah dari luar desa turut hadir memadati lokasi kegiatan. Suasana hangat halal bihalal pun terasa menyatu dengan lantunan selawat dan pembacaan manakib.
“Alhamdulillah, setelah rehat lebaran, malam ini kita bisa kembali berkumpul. Semoga istiqamah ini membawa keberkahan bagi lingkungan kita,” ujar salah satu perwakilan jamaah.
Rangkaian Kegiatan
Acara: Rutinan Manakib Jawahirul Ma’ani
Waktu: Sabtu malam (Malam Minggu Legi)
Lokasi: Kediaman Bp. Ali Mustofa, Dukuh Kayon, Batursari, Mranggen
Agenda: Pembacaan manakib, tahlil, dan doa bersama
Tradisi yang Terjaga
Manakib Jawahirul Ma’ani merupakan kitab yang berisi kisah kehidupan dan keteladanan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Di wilayah Mranggen, khususnya Desa Batursari, pembacaan manakib ini telah menjadi tradisi turun-temurun sebagai sarana tawasul sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.
Dengan dimulainya kembali kegiatan ini, diharapkan syiar keagamaan di Kecamatan Mranggen semakin hidup dan memberi dampak positif bagi kerukunan sosial masyarakat.
“Semoga kegiatan ini terus istiqamah dan membawa keberkahan bagi semua,” pungkas Kiai Sholkhan.
![]()








