Muh Haris Tegaskan Munas VI PKS Jadi Momentum Perkuat Soliditas dan Majukan Indonesia

redaksi

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|jejakkasusindonesianews.com – Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi digelar di Jakarta, 28–29 September 2025. Mengusung tema besar “Kokoh Bersama Majukan Indonesia”, Munas kali ini mendapat sorotan khusus dari Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Tengah I, Muh Haris.

Politisi PKS yang dikenal dekat dengan rakyat ini menegaskan, Munas bukan sekadar agenda internal partai, melainkan momentum strategis untuk memperkuat soliditas kader sekaligus meningkatkan kontribusi nyata PKS dalam pembangunan bangsa.

“Munas VI ini adalah ruang konsolidasi untuk memperkuat soliditas kader dan arah kebijakan partai. Penting memastikan keputusan Munas selaras dengan aspirasi rakyat, khususnya masyarakat di Jawa Tengah,” tegas Muh Haris di Jakarta, Minggu (28/9).

Haris menyebut, keputusan yang lahir dari Munas harus menjawab tantangan zaman, mulai dari pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, hingga layanan kesehatan yang lebih merata. Ia menekankan bahwa program PKS harus terasa langsung di tengah masyarakat, terutama di daerah.

Lebih jauh, Haris juga menyoroti pentingnya sinergi antara keputusan partai dengan kerja-kerja legislatif di Senayan. Menurutnya, hasil Munas tidak boleh berhenti di ruang sidang internal.

“Keputusan Munas harus diwujudkan dalam kebijakan nyata, baik melalui fungsi legislasi, anggaran, maupun pengawasan di DPR,” ujarnya.

Sebagai representasi Jawa Tengah I, Haris membawa langsung aspirasi masyarakat ke forum tertinggi partai. Infrastruktur pedesaan, penguatan sektor pertanian, hingga pengentasan kemiskinan di wilayah terpencil, menurutnya wajib masuk dalam prioritas partai.

Ia menutup dengan penegasan bahwa PKS sebagai partai berbasis kader harus terus menjaga komitmen demokrasi dan kebangsaan.

“Munas VI ini saya harapkan jadi titik tolak PKS untuk semakin kokoh sebagai kekuatan konstruktif dalam menjaga keutuhan bangsa dan mendorong Indonesia menuju masa depan lebih maju,” pungkasnya.

[Rahma]

Berita Terkait

Diduga Bandar Narkoba Masih Bebas Beroperasi di Kualuh Hilir, Warga Desak APH Bertindak Tegas
Tanpa Tembakan, Yonif 410/Alugoro Bawa 37 Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI
Azhari M. Nur Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Aceh Timur Periode 2026–2031, Pelantikan Sempat Diwarnai Ketegangan
Pernyataan Tuanku Raja Sayed Ahmad Permadani Al-Haq Pimpinan Lembaga Adat Internasional
Diduga Intervensi RAT KUD Makarti Jaya, Plt Kadiskop UKM Perindag Kotim Didesak Dicopot dari Jabatan
Ratusan Balok Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Ditemukan di Mempawah, APH Diminta Bongkar Aktor Intelektual dan Cukong Besar!!
JWI Aceh Timur Desak Dugaan Surat Palsu dalam Perkara Perceraian di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon Diusut Tuntas, Pelaku Harus Ditangkap Jika Terbukti
Tokoh Masyarakat Aceh Timur dan Ketua JWI Dorong Penguatan Hukum Keluarga Islam Melalui Jalur Konstitusional

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:31

Diduga Bandar Narkoba Masih Bebas Beroperasi di Kualuh Hilir, Warga Desak APH Bertindak Tegas

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:23

Tanpa Tembakan, Yonif 410/Alugoro Bawa 37 Anggota OPM Kembali ke Pangkuan NKRI

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36

Azhari M. Nur Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Aceh Timur Periode 2026–2031, Pelantikan Sempat Diwarnai Ketegangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:00

Pernyataan Tuanku Raja Sayed Ahmad Permadani Al-Haq Pimpinan Lembaga Adat Internasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:05

Diduga Intervensi RAT KUD Makarti Jaya, Plt Kadiskop UKM Perindag Kotim Didesak Dicopot dari Jabatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:23

Ratusan Balok Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Ditemukan di Mempawah, APH Diminta Bongkar Aktor Intelektual dan Cukong Besar!!

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:15

JWI Aceh Timur Desak Dugaan Surat Palsu dalam Perkara Perceraian di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon Diusut Tuntas, Pelaku Harus Ditangkap Jika Terbukti

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:29

Tokoh Masyarakat Aceh Timur dan Ketua JWI Dorong Penguatan Hukum Keluarga Islam Melalui Jalur Konstitusional

Berita Terbaru

error: Content is protected !!