Azhari M. Nur Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Aceh Timur Periode 2026–2031, Pelantikan Sempat Diwarnai Ketegangan

redaksi

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Hendrika S
ACEH TIMUR | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  – Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf, melalui Sekretaris Jenderal DPP Partai Aceh, Aiyub Abbas, secara resmi melantik Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur periode 2026–2031 di The Royal Hotel, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (25/6/2026).

Dalam kepengurusan yang baru dilantik, Azhari M. Nur atau yang akrab disapa Haji Maop dipercaya sebagai Ketua DPW PA Aceh Timur. Sementara itu, Tgk Iskandar Midsen menjabat Sekretaris dan M. Yusuf (Pang Ucok) sebagai Bendahara DPW PA Aceh Timur.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Aceh Timur Tgk Darwis Jeunieb, anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh daerah pemilihan Aceh Timur, seluruh anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi Partai Aceh, serta sejumlah tokoh dan mantan Panglima GAM wilayah Aceh Timur.

Dalam sambutannya yang disampaikan melalui Sekjen DPP PA, Muzakir Manaf berharap Partai Aceh di Aceh Timur semakin berkembang dan mampu memperkuat posisinya pada kontestasi politik mendatang.

“Saya berharap Partai Aceh di Aceh Timur terus berkembang sehingga pada Pemilu Legislatif yang akan datang dapat meraih hasil maksimal dan memperkuat posisi di DPRK Aceh Timur,” ujar Aiyub Abbas menyampaikan pesan Ketua Umum.
Menanggapi hal tersebut, Azhari M. Nur menyatakan komitmennya untuk mempererat soliditas internal partai serta merangkul seluruh elemen perjuangan di Aceh Timur.

“Kami akan berupaya merangkul dan mempersatukan seluruh tokoh GAM di Aceh Timur. Selain itu, seluruh pengurus yang baru dilantik harus tetap kompak dalam membesarkan Partai Aceh mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga gampong,” kata Azhari.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat.
“Kita akan membenahi komunikasi dengan masyarakat. Intinya, Partai Aceh akan memberikan warna dan kontribusi positif bagi perpolitikan Aceh Timur ke depan,” pungkasnya.

Pelantikan Sempat Diwarnai Ketegangan
Sebelum prosesi pelantikan berlangsung, sempat terjadi ketegangan di depan lokasi acara. Sejumlah massa yang diduga berasal dari internal partai dan unsur panglima sagoe menghadang Sekjen DPP Partai Aceh, Aiyub Abbas atau yang akrab disapa Abuwa, saat hendak memasuki area hotel.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya aksi saling dorong antara massa dan petugas pengamanan. Situasi tersebut kemudian berhasil dikendalikan setelah personel kepolisian turun tangan melakukan pengamanan dan mengawal Aiyub Abbas memasuki lokasi acara.

Menanggapi insiden tersebut, Aiyub Abbas menegaskan bahwa peristiwa itu hanya merupakan miskomunikasi internal partai.
“Ini hanya miskomunikasi. Nanti akan kita diskusikan kembali karena ini merupakan persoalan internal partai,” ujarnya.

Apresiasi untuk Polres Aceh Timur
Usai kegiatan, Aiyub Abbas menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Aceh Timur yang dinilai sigap dalam menjaga keamanan sehingga pelantikan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Ucapan serupa juga disampaikan Ketua DPW PA Aceh Timur, Azhari M. Nur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., beserta seluruh jajaran yang telah mengantisipasi potensi keributan sehingga kegiatan pelantikan dapat berjalan dengan baik dan tertib,” tutup Azhari.

Berita Terkait

Pernyataan Tuanku Raja Sayed Ahmad Permadani Al-Haq Pimpinan Lembaga Adat Internasional
Diduga Intervensi RAT KUD Makarti Jaya, Plt Kadiskop UKM Perindag Kotim Didesak Dicopot dari Jabatan
Ratusan Balok Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Ditemukan di Mempawah, APH Diminta Bongkar Aktor Intelektual dan Cukong Besar!!
JWI Aceh Timur Desak Dugaan Surat Palsu dalam Perkara Perceraian di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon Diusut Tuntas, Pelaku Harus Ditangkap Jika Terbukti
Tokoh Masyarakat Aceh Timur dan Ketua JWI Dorong Penguatan Hukum Keluarga Islam Melalui Jalur Konstitusional
Galian C di Sei Dalu-Dalu Disorot, DPRD dan PTSP Temukan Aktivitas Diduga Belum Berizin Dekat Jembatan dan Tanggul Rp11,6 Miliar
FPI, Pimpinan Dayah dan Tokoh Masyarakat Temui DPRK Aceh Timur, Soroti Penguatan Syariat Islam dan Lonjakan Perceraian
Beutong Memanas! GMBI Aceh Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang Sebelum Konflik Meluas!!

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36

Azhari M. Nur Resmi Pimpin DPW Partai Aceh Aceh Timur Periode 2026–2031, Pelantikan Sempat Diwarnai Ketegangan

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:00

Pernyataan Tuanku Raja Sayed Ahmad Permadani Al-Haq Pimpinan Lembaga Adat Internasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:05

Diduga Intervensi RAT KUD Makarti Jaya, Plt Kadiskop UKM Perindag Kotim Didesak Dicopot dari Jabatan

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:23

Ratusan Balok Kayu Diduga Hasil Illegal Logging Ditemukan di Mempawah, APH Diminta Bongkar Aktor Intelektual dan Cukong Besar!!

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:15

JWI Aceh Timur Desak Dugaan Surat Palsu dalam Perkara Perceraian di Mahkamah Syar’iyah Lhoksukon Diusut Tuntas, Pelaku Harus Ditangkap Jika Terbukti

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:29

Tokoh Masyarakat Aceh Timur dan Ketua JWI Dorong Penguatan Hukum Keluarga Islam Melalui Jalur Konstitusional

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:15

Galian C di Sei Dalu-Dalu Disorot, DPRD dan PTSP Temukan Aktivitas Diduga Belum Berizin Dekat Jembatan dan Tanggul Rp11,6 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 21:45

FPI, Pimpinan Dayah dan Tokoh Masyarakat Temui DPRK Aceh Timur, Soroti Penguatan Syariat Islam dan Lonjakan Perceraian

Berita Terbaru

error: Content is protected !!