Jamaah Muslimin Serukan Pemerintah RI Bantu Wujudkan Perdamaian di Sudan

redaksi

Selasa, 4 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Jejakkasusindonesianews.com — Imam Jamaah Muslimin (Hizbullah) Yakhsyallah Mansur menyerukan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk turut berperan aktif dalam membantu terciptanya perdamaian di Sudan. Negara di timur laut Afrika itu kini tengah terpuruk akibat krisis politik dan kemanusiaan yang berkepanjangan.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi pada Selasa (4/11/2025), Yakhsyallah menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia memiliki tanggung jawab moral sekaligus konstitusional untuk ikut serta dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia. Menurutnya, langkah nyata sangat dibutuhkan agar rakyat Sudan dapat kembali menjalani kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera.

“Membantu rakyat Sudan keluar dari krisis merupakan kewajiban moral dan religius bagi kaum Muslimin di seluruh dunia,” ujar Imaam Yakhsyallah Mansur.

Krisis Kemanusiaan Terburuk

Konflik berkepanjangan antara Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) kini memasuki tahun ketiga. Menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sekitar 24 juta dari total 50 juta penduduk Sudan menghadapi kelaparan akut, sementara lebih dari 13 juta orang terpaksa mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Tragedi terbaru terjadi pada 29 Oktober 2025 di Kota Al-Fasher, Darfour, di mana 1.500 warga sipil tewas hanya dalam tiga hari akibat serangan besar-besaran oleh RSF. Rumah sakit, sekolah, dan fasilitas umum hancur, menjadikan wilayah itu nyaris tak layak huni.

Kecaman Keras dan Seruan Perdamaian

Dalam pernyataan resminya, Jamaah Muslimin (Hizbullah) mengutuk keras pembunuhan terhadap warga sipil yang dinilai telah mengarah pada tindakan genosida.

“Penumpahan darah manusia tanpa alasan yang sah adalah kezaliman besar dan pelanggaran terhadap nilai kemanusiaan universal serta ajaran Islam,” tegas Imaam Yakhsyallah, mengutip Surah Al-Ma’idah ayat 32.

Beliau juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW dalam hadis riwayat Muslim:

“Setiap Muslim atas Muslim lainnya haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.”

Seruan ini ditujukan kepada seluruh pihak yang berkonflik di Sudan agar segera menghentikan kekerasan dan menyadari bahwa mereka adalah sesama Muslim yang bersaudara.

Akar Krisis dan Ajakan Persatuan

Imaam Yakhsyallah menilai, akar kehancuran Sudan bersumber dari menyimpangnya umat dari nilai-nilai Islam yang sejati. Ketika syahwat kekuasaan mengalahkan prinsip keadilan dan ukhuwah, maka pertumpahan darah dan kehancuran moral menjadi keniscayaan.

Ia menutup pernyataannya dengan ajakan kepada seluruh umat Islam di dunia untuk memperkuat persatuan umat, bertaubat atas kelalaian terhadap nasib saudara seiman, serta menggalang dukungan moral dan material bagi korban konflik di Sudan, Palestina, dan wilayah Muslim tertindas lainnya.

Reporter: Amrullah

 

Berita Terkait

Aduan Warga Berbuah Razia ” Polres Demak Sita 56 Botol Miras dan Bahan Oplosan Es Moni
Janji Manis Tinggal Janji? Tiga Tahun Konsumen Zakira Residence 4 Tlogo Menanti Rumah, Uang Puluhan Juta Menggantung
7 Bulan Pasca Banjir, Korban dan Pelaku UMKM di Aceh Timur Pertanyakan Kejelasan Bantuan Jadup dan Stimulan
Sidak Proyek Nandanavana ” Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata di Lereng Merbabu
BERIZIN TAPI BIKIN RESAH! DPRD SEMARANG SOROT TAMBANG GALIAN C DELIK, JALAN RUSAK DAN WARGA MENJERIT!!
DPR RI dan DPR Aceh Jangan Jadi Penonton ” Korban Banjir Aceh Timur Butuh Aksi Nyata Bukan Janji
Kesabaran Warga Bergas Habis ” Jalan Rusak Parah Diprotes dengan Pohon Pisang
Aktivitas Tambang Batu di Kali Petung Disorot, Warga Desak Audit Perizinan dan Dokumen Lingkungan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:34

Aduan Warga Berbuah Razia ” Polres Demak Sita 56 Botol Miras dan Bahan Oplosan Es Moni

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:18

Janji Manis Tinggal Janji? Tiga Tahun Konsumen Zakira Residence 4 Tlogo Menanti Rumah, Uang Puluhan Juta Menggantung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25

7 Bulan Pasca Banjir, Korban dan Pelaku UMKM di Aceh Timur Pertanyakan Kejelasan Bantuan Jadup dan Stimulan

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:28

Sidak Proyek Nandanavana ” Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata di Lereng Merbabu

Senin, 15 Juni 2026 - 23:12

BERIZIN TAPI BIKIN RESAH! DPRD SEMARANG SOROT TAMBANG GALIAN C DELIK, JALAN RUSAK DAN WARGA MENJERIT!!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:12

DPR RI dan DPR Aceh Jangan Jadi Penonton ” Korban Banjir Aceh Timur Butuh Aksi Nyata Bukan Janji

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:09

Kesabaran Warga Bergas Habis ” Jalan Rusak Parah Diprotes dengan Pohon Pisang

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:37

Aktivitas Tambang Batu di Kali Petung Disorot, Warga Desak Audit Perizinan dan Dokumen Lingkungan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!