Hapus Diskriminasi! Forum Jurnalis Kabupaten Semarang Resmi Lahir di Momentum HPN 2026

redaksi

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani 

KABUPATEN SEMARANG | Jejakkasusindonesianews.com – Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi titik sejarah baru bagi insan pers di Kabupaten Semarang. Para wartawan yang aktif melakukan peliputan di wilayah ini resmi membentuk wadah bersama bernama Forum Jurnalis Kabupaten Semarang (FJKS).

Forum ini digagas dua jurnalis senior, Shodiq dari Harian7.com dan Heru Santoso dari Apijiwa.id. Kelahiran FJKS disebut sebagai jawaban atas keresahan sejumlah wartawan lapangan yang selama ini mengaku kesulitan mengakses atau bergabung dengan paguyuban yang telah lebih dulu ada.

“FJKS ini kami bentuk untuk menghapus sekat dan dugaan diskriminasi terhadap rekan-rekan jurnalis. Semua wartawan yang benar-benar bekerja mencari berita di Kabupaten Semarang harus punya ruang yang sama,” tegas Shodiq saat memberikan keterangan.

Menurutnya, forum ini bukan sekadar organisasi formalitas, melainkan wadah pemersatu yang menjunjung profesionalisme dan kerja jurnalistik sesuai kaidah Undang-Undang Pers.

Senada, Heru Santoso menegaskan bahwa FJKS hadir untuk memperjelas eksistensi wartawan di lapangan sekaligus menghapus stigma negatif seperti istilah “wartawan liar” yang kerap muncul.

“Kami ingin memastikan bahwa wartawan yang bekerja secara profesional mendapat pengakuan yang jelas. Tidak boleh ada lagi pelabelan yang merugikan profesi,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, FJKS akan menggelar deklarasi resmi dan menyusun struktur kepengurusan yang solid. Pengurus juga berencana menyampaikan pemberitahuan formal kepada Bupati Semarang serta menjalin komunikasi hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Tak hanya itu, FJKS menyatakan komitmennya membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Semarang, hingga sektor swasta dan masyarakat luas.

Hingga berita ini diturunkan, puluhan wartawan dari berbagai media cetak, online, dan elektronik telah menyatakan bergabung. Lahirnya Forum Jurnalis Kabupaten Semarang diharapkan menjadi tonggak baru pers yang bersatu, setara, dan bebas dari diskriminasi di Bumi Serasi.

Berita Terkait

Tersangka Pengedar Yarindu Nikah di Kantor Polisi, Kisahnya Hebohkan Warga Salatiga!!
Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi
Diduga Serobot Batas Izin” Tambang Galian C di Winong Kendal Bikin Warga Murka, Aparat Diminta Turun Tangan!!
Debt Collector di Semarang Bikin Laporan Palsu Damkar, Berakhir Malu: Minta Maaf hingga Disuruh Pegang Selang!
Skandal Pers Meledak” Oknum Media ‘Kowar- Kowar , Diduga Copas Berita & Hapus Konten Berbayar, ELBEHA Barometer Murka!!
Teror ,Mata Elang ” Kian Brutal di Salatiga & Kabupaten Semarang, ELBEHA Barometer Desak APH Bertindak Tegas Tanpa Kompromi!!
Peredaran Tuak Ilegal di Babadan Limpung Kian Terbuka” Warga Desak Aparat Bertindak Tegas!!
Tanah Urug Diduga Ilegal di Gunungpati Terbongkar” Aktivitas Jalan Terus Meski Izin Dipertanyakan!!

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:27

Tersangka Pengedar Yarindu Nikah di Kantor Polisi, Kisahnya Hebohkan Warga Salatiga!!

Minggu, 26 April 2026 - 15:03

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi

Minggu, 26 April 2026 - 01:23

Diduga Serobot Batas Izin” Tambang Galian C di Winong Kendal Bikin Warga Murka, Aparat Diminta Turun Tangan!!

Sabtu, 25 April 2026 - 22:48

Debt Collector di Semarang Bikin Laporan Palsu Damkar, Berakhir Malu: Minta Maaf hingga Disuruh Pegang Selang!

Sabtu, 25 April 2026 - 17:56

Skandal Pers Meledak” Oknum Media ‘Kowar- Kowar , Diduga Copas Berita & Hapus Konten Berbayar, ELBEHA Barometer Murka!!

Sabtu, 25 April 2026 - 16:58

Teror ,Mata Elang ” Kian Brutal di Salatiga & Kabupaten Semarang, ELBEHA Barometer Desak APH Bertindak Tegas Tanpa Kompromi!!

Jumat, 24 April 2026 - 20:49

Peredaran Tuak Ilegal di Babadan Limpung Kian Terbuka” Warga Desak Aparat Bertindak Tegas!!

Selasa, 21 April 2026 - 22:05

Tanah Urug Diduga Ilegal di Gunungpati Terbongkar” Aktivitas Jalan Terus Meski Izin Dipertanyakan!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!