KENDAL | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM-Aktivitas tambang Galian C di wilayah Ngabean, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal kembali menjadi sorotan masyarakat. Tambang yang sebelumnya sempat ditutup oleh Polda Jawa Tengah sekitar setahun lalu itu, kini diketahui kembali beroperasi dan menuai keluhan dari warga sekitar.(7/5/26)
Warga mengaku dampak aktivitas penambangan mulai dirasakan pada sektor pertanian. Aliran air yang selama ini digunakan untuk mengairi persawahan disebut mulai berkurang hingga menyebabkan lahan pertanian terancam kekeringan.
Beberapa petani menyebut kondisi tersebut membuat mereka khawatir terhadap hasil panen apabila aktivitas tambang terus berlangsung tanpa adanya pengawasan dan penanganan serius dari pihak terkait.
Selain persoalan berkurangnya debit air, masyarakat juga menyoroti dampak lingkungan lain yang ditimbulkan akibat aktivitas kendaraan tambang dan pengerukan tanah di kawasan tersebut.
Sebelumnya, lokasi tambang tersebut sempat menjadi perhatian aparat penegak hukum dan dilakukan penutupan. Namun kini aktivitas penambangan kembali berjalan sehingga memicu pertanyaan warga terkait legalitas maupun pengawasannya.
Tim investigasi dan sejumlah elemen masyarakat menyatakan akan terus memantau perkembangan aktivitas tambang tersebut hingga ada langkah nyata dari pihak berwenang demi menjaga lingkungan serta keberlangsungan pertanian warga sekitar.(Mrt/Red)






