Meledak,Kasus Investasi Bodong Koperasi BLN Naik Penyidikan, Korban Miliaran Tuntut Dalang Utama Dibongkar!

redaksi

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |M.Supadi

SEMARANG |JEJAKKASUSINDONSIANEWS.COM – Penanganan kasus dugaan penipuan berkedok investasi oleh Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) akhirnya memasuki babak baru. Perkara yang merugikan masyarakat ini kini resmi naik ke tahap penyidikan.

Langkah tersebut mendapat sorotan dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) PETIR yang mendesak aparat penegak hukum untuk tidak setengah hati dalam mengusut tuntas kasus tersebut.

YLBH PETIR menegaskan, percepatan proses hukum sangat dibutuhkan mengingat jumlah korban dan nilai kerugian yang tidak sedikit. Saat ini, lembaga tersebut tengah mendampingi sedikitnya 13 korban dengan total kerugian mencapai sekitar Rp 2,9 milyar

Tak hanya itu, kasus ini diduga memiliki skala yang lebih luas, mengingat sebelumnya ribuan nasabah tersebar di berbagai daerah juga dilaporkan terdampak investasi bermodus iming-iming keuntungan tinggi.

Menurut YLBH PETIR, aparat harus berani mengungkap aktor utama di balik skema ini, bukan hanya berhenti pada pelaku di tingkat bawah. Penanganan yang lambat dikhawatirkan akan memperbesar kerugian korban dan menghilangkan jejak aliran dana.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara cepat, transparan, dan menyentuh pihak-pihak yang paling bertanggung jawab,” tegas perwakilan YLBH PETIR.

Sementara itu, aparat kepolisian sebelumnya telah menetapkan tersangka dari jajaran pengurus koperasi dan terus mengembangkan penyidikan untuk menelusuri keterlibatan pihak lain.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena diduga menggunakan skema investasi dengan janji keuntungan tinggi yang tidak wajar, hingga akhirnya pembayaran kepada nasabah terhenti dan menimbulkan kerugian besar.

Kini, masyarakat berharap aparat tidak hanya berhenti pada proses formalitas, tetapi benar-benar menuntaskan perkara hingga ke akar-akarnya serta memulihkan kerugian para korban.(..)

Berita Terkait

Polisi Diminta Panggil Pendeta H Gereja Bethany Salatiga atas Dugaan Penyebaran Hoaks
Keluhan Gaji & Lembur Viral di Medsos, HRD PT Muara Krakatau Tengaran Janji Bayar Besok
IWO Indonesia Desak KPK Segera Tersangkakan Pihak yang Terlibat Suap Bupati Bekasi
Distribusi Makan Bergizi Gratis Diduga Ditolak di SMPN 2 Sokaraja, Kendaraan Pengangkut Terlambat Datang
Ketua BEM UGM Orasi di Pati Usai Vonis Bebas Botok–Teguh, Serukan Perjuangan Keadilan
LAI BPAN Jateng Desak Audit Total MBG, KRT Yoyok Sakiran: Jangan Main-Main dengan Gizi Anak!
Dugaan Permintaan Uang Oknum Advokat di Rembang Mandek, Polisi Belum Beri Kepastian – Gus Id: Tak Pernah Ada Surat Kuasa
Kritik MBG Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Berujung Dugaan Intimidasi, Mahfud MD dan Adian Napitupulu Minta Dialog

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:49

Meledak,Kasus Investasi Bodong Koperasi BLN Naik Penyidikan, Korban Miliaran Tuntut Dalang Utama Dibongkar!

Senin, 16 Maret 2026 - 19:17

Polisi Diminta Panggil Pendeta H Gereja Bethany Salatiga atas Dugaan Penyebaran Hoaks

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:47

Keluhan Gaji & Lembur Viral di Medsos, HRD PT Muara Krakatau Tengaran Janji Bayar Besok

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:14

IWO Indonesia Desak KPK Segera Tersangkakan Pihak yang Terlibat Suap Bupati Bekasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:11

Distribusi Makan Bergizi Gratis Diduga Ditolak di SMPN 2 Sokaraja, Kendaraan Pengangkut Terlambat Datang

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:09

Ketua BEM UGM Orasi di Pati Usai Vonis Bebas Botok–Teguh, Serukan Perjuangan Keadilan

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:32

LAI BPAN Jateng Desak Audit Total MBG, KRT Yoyok Sakiran: Jangan Main-Main dengan Gizi Anak!

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:20

Dugaan Permintaan Uang Oknum Advokat di Rembang Mandek, Polisi Belum Beri Kepastian – Gus Id: Tak Pernah Ada Surat Kuasa

Berita Terbaru

error: Content is protected !!