Tanah Proyek KDMP Getasan Diduga Dikeluarkan Diam-Diam, Warga Resah

redaksi

Minggu, 4 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab.Semarang |Jejakkasusindonesianews.com Dugaan pengeluaran tanah kupasan dari proyek pembangunan Gedung KDMP di Kecamatan Getasan menjadi perhatian publik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanah hasil pengerukan proyek tersebut diduga diangkut keluar dari lokasi tanpa kejelasan perizinan yang sah.

Sejumlah warga di sekitar lokasi proyek mengaku mengetahui adanya aktivitas pengangkutan tanah dalam beberapa waktu terakhir. Namun, mereka memilih untuk tidak disebutkan identitasnya karena khawatir akan adanya tekanan atau dampak lanjutan. Sikap warga tersebut memperkuat dugaan adanya persoalan transparansi dalam pelaksanaan proyek.

Aktivitas pengeluaran tanah kupasan ini memunculkan pertanyaan mengenai kepatuhan terhadap ketentuan pengelolaan material galian dan perlindungan lingkungan. Masyarakat menilai, apabila benar dilakukan tanpa izin, praktik tersebut berpotensi melanggar aturan yang berlaku serta merugikan lingkungan sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola proyek KDMP belum memberikan keterangan resmi terkait status perizinan pengelolaan dan pemanfaatan tanah kupasan. Upaya konfirmasi kepada instansi teknis dan aparat penegak hukum masih terus dilakukan oleh media.

Seiring mencuatnya dugaan tersebut, publik mendesak aparat penegak hukum dan dinas terkait untuk segera turun ke lapangan, melakukan penelusuran menyeluruh, serta menyampaikan hasilnya secara terbuka.

“Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan hukum dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.(Red)

Berita Terkait

Galian C Kali Petung Batang Jadi Sorotan, Warga Keluhkan Debu dan Pertanyakan Legalitas
Aktivitas Galian C di Perbatasan Sembung–Kalibalik Batang Dikeluhkan Warga, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Penataan Lahan PT GMS di Pringapus Dipertanyakan, Dugaan Belum Berizin Mencuat
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
DIDUGA BEROPERASI TANPA IZIN, TAMBANG GALIAN C DI CEPOGO TERUS BERAKTIVITAS; WARGA MINTA PENEGAKAN HUKUM TEGAS
Aktivitas Tambang Galian C di Sumurpitu Disorot, Legalitas Dipertanyakan dan Dampak Lingkungan Dikeluhkan Warga
Diduga Arena Judi Sabung Ayam Beroperasi Terang-terangan di Kemangkon, APH Diminta Jangan Tutup Mata
GMOCT Siap Laporkan Dugaan Kelambanan Polres Kuningan ke Propam, LMPI Jabar Tegaskan Kelompok Ujang Jenggo Tidak Sah

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:14

Galian C Kali Petung Batang Jadi Sorotan, Warga Keluhkan Debu dan Pertanyakan Legalitas

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:37

Aktivitas Galian C di Perbatasan Sembung–Kalibalik Batang Dikeluhkan Warga, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:40

Penataan Lahan PT GMS di Pringapus Dipertanyakan, Dugaan Belum Berizin Mencuat

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:32

DIDUGA BEROPERASI TANPA IZIN, TAMBANG GALIAN C DI CEPOGO TERUS BERAKTIVITAS; WARGA MINTA PENEGAKAN HUKUM TEGAS

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:16

Aktivitas Tambang Galian C di Sumurpitu Disorot, Legalitas Dipertanyakan dan Dampak Lingkungan Dikeluhkan Warga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:43

Diduga Arena Judi Sabung Ayam Beroperasi Terang-terangan di Kemangkon, APH Diminta Jangan Tutup Mata

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:25

GMOCT Siap Laporkan Dugaan Kelambanan Polres Kuningan ke Propam, LMPI Jabar Tegaskan Kelompok Ujang Jenggo Tidak Sah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!