Mimpi Ibu Kota Baru Berujung Petaka ! Petani Lopait Diduga Jadi Mangsa Mafia Tanah!!

redaksi

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok:Ilustrasi

Laporan | M.Supadi

KABUPATEN SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Harapan sembilan petani di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, berubah menjadi kepanikan. Mereka diduga menjadi korban permainan mafia tanah berkedok isu pemindahan ibu kota kabupaten yang disebut-sebut akan dipindah ke wilayah tersebut.

Isu yang awalnya hanya sebatas “bisik-bisik proyek besar” itu mendadak dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk memburu lahan warga dengan harga murah. Para petani dijanjikan keuntungan fantastis karena tanah mereka disebut bakal masuk kawasan strategis pusat pemerintahan baru Kabupaten Semarang.

Namun fakta di lapangan justru berbanding terbalik.
Ketua DPRD Kabupaten Semarang sebelumnya telah menegaskan bahwa rencana pemindahan ibu kota kabupaten ke Lopait hingga kini belum memiliki kajian resmi maupun studi kelayakan yang jelas. Artinya, isu tersebut masih sebatas wacana dan belum memiliki dasar hukum ataupun keputusan pemerintah.

Di tengah ketidakjelasan itu, sejumlah petani mengaku mulai ditekan, dibujuk, bahkan diarahkan menjual lahan mereka kepada pihak tertentu. Dugaan praktik permainan tanah pun mencuat ke permukaan.

Fenomena ini dinilai mirip dengan berbagai kasus mafia tanah yang pernah terjadi di wilayah Semarang dan Jawa Tengah, di mana masyarakat kecil dijadikan sasaran empuk oleh oknum bermodal isu proyek besar.

“Kalau memang belum ada keputusan resmi, kenapa sudah ada yang sibuk membeli tanah warga?” ungkap salah satu warga dengan nada geram.
Kondisi ini memicu keresahan masyarakat Lopait.

Warga khawatir isu pemindahan ibu kota hanya dijadikan alat permainan spekulan tanah untuk meraup keuntungan besar, sementara petani kecil kehilangan lahan dan masa depan mereka.

Praktik semacam ini bukan pertama kali terjadi. Sejumlah kasus penipuan dan mafia tanah di Semarang sebelumnya juga menggunakan modus proyek pembangunan dan iming-iming keuntungan besar untuk menjerat korban.

Publik kini mendesak aparat penegak hukum, ATR/BPN, hingga Pemerintah Kabupaten Semarang turun tangan sebelum konflik agraria semakin meluas. Transparansi informasi dinilai penting agar masyarakat tidak terus menjadi korban permainan isu dan kepentingan kelompok tertentu.

Jika benar ada pihak yang sengaja menggiring opini demi menguasai lahan warga, maka praktik tersebut patut diusut serius karena menyangkut nasib petani dan potensi dugaan kejahatan pertanahan terorganisir.

JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM akan terus menelusuri siapa pihak yang diuntungkan di balik isu pemindahan ibu kota Kabupaten Semarang ini.(..)

Berita Terkait

Heboh Isu Ibu Kota Kabupaten Semarang Dipindah ke Lopait, Ketua DPRD Bongkar Dugaan Permainan Mafia Tanah!
Dana Bimtek Siskeudes Diduga Masuk Kantong Pribadi? Oknum Kasi DPMG Peudawa Bungkam Saat Dikonfirmasi
Lelang Rumah Belum Ditetapkan, Nama Nasabah Sudah Viral ” BPR Arto Moro Digugat, KPKNL Disorot!!
Relawan Mualem–Dekfad Geram ” Disdik Aceh Dituding Arogan dan Bungkam Pers, Proyek Sekolah Pascabanjir Jadi Sorotan
Sengketa Tanah Bawen Memanas! Pengadilan Negeri Ungaran Bantah Keras Isu Pelanggaran, Singgung Bukti LSM hingga Kuasa Hukum Pro Bono
Utang Ratusan Ribu Berujung Gugatan Rumah 32 Tahun ” Ketua DPRD Semarang Soroti Misteri Alih Nama Sertifikat
Utang Ratusan Ribu Berujung Penyitaan Rumah! Warga Bawen Kehilangan Hunian Setelah 32 Tahun Menempati
BPD Wonoagung Resmi Usulkan Pencopotan Kades Muhyidin ” DPRD Demak Turun Tangan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00

Mimpi Ibu Kota Baru Berujung Petaka ! Petani Lopait Diduga Jadi Mangsa Mafia Tanah!!

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:09

Heboh Isu Ibu Kota Kabupaten Semarang Dipindah ke Lopait, Ketua DPRD Bongkar Dugaan Permainan Mafia Tanah!

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:25

Dana Bimtek Siskeudes Diduga Masuk Kantong Pribadi? Oknum Kasi DPMG Peudawa Bungkam Saat Dikonfirmasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:50

Lelang Rumah Belum Ditetapkan, Nama Nasabah Sudah Viral ” BPR Arto Moro Digugat, KPKNL Disorot!!

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:06

Relawan Mualem–Dekfad Geram ” Disdik Aceh Dituding Arogan dan Bungkam Pers, Proyek Sekolah Pascabanjir Jadi Sorotan

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:29

Sengketa Tanah Bawen Memanas! Pengadilan Negeri Ungaran Bantah Keras Isu Pelanggaran, Singgung Bukti LSM hingga Kuasa Hukum Pro Bono

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:07

Utang Ratusan Ribu Berujung Gugatan Rumah 32 Tahun ” Ketua DPRD Semarang Soroti Misteri Alih Nama Sertifikat

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:01

Utang Ratusan Ribu Berujung Penyitaan Rumah! Warga Bawen Kehilangan Hunian Setelah 32 Tahun Menempati

Berita Terbaru

error: Content is protected !!