Waspada Uang Palsu! Penjual Buah di Tuntang Jadi Korban, Pengunjung Dermawan Tampil Menolong

redaksi

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuntang||Jejakkasusindonesianews.comSeorang penjual buah di pinggir Jalan Tuntang–Salatiga menjadi korban peredaran uang palsu pada Selasa pagi, 29 Juli 2025. Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di depan Rumah Makan Ismun 7.

Korban, seorang ibu paruh baya yang setiap hari berjualan untuk mencukupi kebutuhan hidup, mengalami kerugian senilai Rp200.000 setelah ditipu oleh seorang pelaku yang menyamar sebagai pembeli.

Modus Pelaku

Pelaku diketahui seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor Honda PCX. Ia menggunakan helm dan masker, sehingga sulit dikenali secara langsung. Aksi pelaku terekam jelas oleh kamera CCTV rumah makan yang berada di lokasi kejadian.

Modus yang digunakan tergolong licik. Pertama, pelaku membeli buah dan membayar dengan uang palsu pecahan Rp100.000 untuk mendapatkan kembalian. Setelah itu, ia berpura-pura kembali menukar selembar uang Rp100.000 lainnya dengan pecahan Rp50.000, yang lagi-lagi merupakan uang palsu.

Korban yang tidak menyadari tipu daya tersebut akhirnya memberikan uang asli kepada pelaku, hingga total kerugian mencapai Rp200.000. Setelah berhasil melancarkan aksinya, pelaku langsung pergi dari lokasi.

Pengunjung Dermawan Tampil Membantu

Saat korban menyadari telah menjadi korban penipuan, ia tampak nyaris menangis. Di tengah kepedihan itu, seorang pengunjung rumah makan menunjukkan kepeduliannya dengan mengganti seluruh kerugian korban.

“Saya tidak tega. Ibu itu hanya ingin mencari nafkah dengan jujur,” ujar pria tersebut yang enggan disebutkan namanya.

Imbauan untuk Masyarakat

Peristiwa ini menambah daftar kasus peredaran uang palsu yang meresahkan masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga.

Masyarakat, khususnya para pedagang kecil, diimbau untuk lebih waspada saat menerima uang dari pelanggan, terutama yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan atau menggunakan modus serupa.

Pihak kepolisian diharapkan segera menyelidiki kasus ini dengan memeriksa rekaman CCTV dan melacak identitas pelaku untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

[Yogie PS ]

 

 

Loading

Berita Terkait

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Perang Sarung Berujung Pembacokan di Mranggen, Tiga Remaja Diamankan Polisi
Aksi Tawuran Remaja di Tuntang Viral di Medsos, Polres Semarang Turun Tangan Amankan Sejumlah Pemuda
Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!
Bejat! Pria Lansia Perkosa Perempuan Disabilitas di Kamar Mandi Masjid, Warga Klaten Tangkap Pelaku
Mi Basah Berformalin 1,5 Ton per Hari Digerebek! Distributor di Boyolali Diciduk Polisi9
LPG dan Persediaan Kopi UMKM Teras Gunung Candirejo Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku
Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:20

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:13

Perang Sarung Berujung Pembacokan di Mranggen, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:05

Aksi Tawuran Remaja di Tuntang Viral di Medsos, Polres Semarang Turun Tangan Amankan Sejumlah Pemuda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16

Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:46

Bejat! Pria Lansia Perkosa Perempuan Disabilitas di Kamar Mandi Masjid, Warga Klaten Tangkap Pelaku

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:04

Mi Basah Berformalin 1,5 Ton per Hari Digerebek! Distributor di Boyolali Diciduk Polisi9

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:05

LPG dan Persediaan Kopi UMKM Teras Gunung Candirejo Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:34

Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!