Terungkap! Motif Utang Piutang di Balik Perampokan Brutal Boyolali yang Merenggut Nyawa Bocah

redaksi

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Yogie

BOYOLALI | JEJAKKASUINDONESIANEWS.COM  Dusun Pengkol, Karanggede, Boyolali, berubah jadi ladang duka. Aksi perampokan brutal di rumah Purwanto, juragan sate kambing, merenggut nyawa bocah 6 tahun berinisial AO. Sang ibu, Daryanti (34), terluka parah akibat senjata tajam.

Polres Boyolali bergerak cepat. Kurang dari 24 jam, terduga pelaku berinisial A berhasil ditangkap saat Subuh di wilayah Kudus. Polisi turut mengamankan sepeda motor milik korban yang dibawa kabur pelaku.

“Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari 1×24 jam, tim Polres Boyolali bersama Jatanras Ditkrimum Polda Jateng berhasil mengungkap dan mengamankan terduga pelaku,”
ujar Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, Jumat (30/1/2026), saat melayat di rumah korban.

Di tengah duka yang belum kering, isu motif utang piutang mencuat di kalangan warga. Seorang tetangga korban berinisial TYA menyebut pelaku diduga menyimpan persoalan lama dengan keluarga korban.

“Korban mengenali suaranya,” ucap TYA.
Peristiwa tragis itu terjadi Kamis (29/1) sekitar pukul 15.45 WIB, sesaat setelah salat Asar. Ngatirin, kakak Daryanti, mengetahui kejadian tersebut dari telepon mendadak Purwanto yang saat itu merantau di Kalimantan.
“Saya ditelepon, katanya gawat. Saya langsung ke rumah,” ujarnya.

Kepala Dusun IV Desa Pengkol, Sarjono, membenarkan laporan warga. Ia menyebut satu korban meninggal dunia dan satu korban luka berat yang langsung dilarikan ke rumah sakit.
“Yang meninggal satu, anaknya AO. Ibunya Daryanti luka dan dibawa ke rumah sakit,” katanya.

Polisi kini mendalami motif dan kronologi lengkap kasus tersebut. Sementara itu, warga Pengkol masih bergulat dengan trauma atas kejahatan keji yang meninggalkan luka panjang di kampung kecil mereka.

Berita Terkait

Terbongkar” Pengasuh Ma’had Al Anfas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak, Lembaga Ternyata Tak Berizin!!
Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan
KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap
Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga
Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi
Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:34

Terbongkar” Pengasuh Ma’had Al Anfas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak, Lembaga Ternyata Tak Berizin!!

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:32

Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:13

Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10

KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:37

Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:41

Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:44

Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!