Teror Pencurian Gereja di Getasan Berulang, Polisi Buru Pelaku yang Manfaatkan Situasi Sepi

redaksi

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi
KAB. SEMARANG |JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM– Rentetan aksi pencurian yang menyasar rumah ibadah di wilayah Kecamatan Getasan mulai meresahkan. Dalam kurun Februari hingga April 2026, sedikitnya tiga gereja menjadi sasaran pelaku, memicu perhatian serius jajaran Polres Semarang.

Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, menegaskan bahwa kasus ini bukan kejadian biasa dan kini menjadi fokus utama penanganan aparat. Pernyataan tersebut disampaikan usai kegiatan simulasi penanganan unjuk rasa di Kantor Bupati Semarang, Kamis (23/4/2026).

“Ini sudah berulang dan menjadi konsen kami. Penyelidikan terus kami dalami, baik oleh Unit Reskrim Polsek Getasan maupun Satreskrim Polres Semarang,” tegasnya.

 

Dari hasil sementara, pelaku diduga memanfaatkan kondisi lingkungan gereja yang sepi. Waktu beraksi pun terbilang nekat, yakni pada pagi hingga siang hari saat aktivitas ibadah belum berlangsung dan pengawasan minim.
Polisi tidak tinggal diam. Koordinasi intensif telah dilakukan dengan para pengurus gereja, termasuk peningkatan pengamanan berbasis lingkungan.

Polsek Getasan juga diperintahkan menggandeng Linmas untuk melakukan patroli dan monitoring rutin di seluruh tempat ibadah.
“Langkah pencegahan sudah kami perkuat. Kami tidak ingin kejadian serupa kembali terulang,” lanjut Kapolres.

Sejauh ini, sejumlah saksi telah diperiksa dan olah tempat kejadian perkara (TKP) sudah dilakukan di beberapa lokasi. Polisi kini mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga beraksi secara terencana.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi keamanan rumah ibadah di wilayah Getasan. Polisi memastikan perburuan pelaku terus dilakukan hingga tuntas.

Berita Terkait

Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan
KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap
Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga
Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi
Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Ngaku Guru Terapi Sepiritual ” Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santriwati

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:32

Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:13

Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10

KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:37

Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:41

Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:44

Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:01

Ngaku Guru Terapi Sepiritual ” Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santriwati

Berita Terbaru

error: Content is protected !!