Korupsi Fiktif di PT Perikanan Indonesia Rugikan Negara Rp 3 Miliar, Dua Tersangka Diseret ke Meja Hijau

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya -Jejakkasusindonesianews. com, Kejaksaan Negeri Tanjung Perak resmi menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan dan pengolahan hasil perikanan fiktif di PT Perikanan Indonesia (PT PI) Unit Surabaya. Kedua tersangka yakni FD, Kepala Unit PT PI Surabaya, dan P, Direktur PT SRBLI, diduga kuat terlibat dalam skema manipulatif yang merugikan negara hingga Rp 3 miliar.

 

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tanjung Perak, I Made Agus Mahendra Iswara, menyatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa 22 saksi dan menemukan cukup bukti kuat. “Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: 01/M.5.43/Fd.1/04/2025, penyidik menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pembelian ikan (PO fiktif) di PT Perindo Surabaya,” jelasnya.

 

Modus Operandi Canggih: Sistem Dimanipulasi, Dokumen Dipalsukan

 

Kasus ini bermula pada 31 Oktober 2023, saat FD menerima purchase order (PO) dari PT GEM untuk pengadaan 85.000 kg ikan cakalang. Namun, PO tersebut digunakan secara fiktif untuk memanipulasi sistem internal PT PI, menggunakan invoice dan tally sheet palsu dari P. Data fiktif itu kemudian dimasukkan ke sistem “ACCURATE”, seolah-olah ikan benar-benar tersedia.

 

FD lantas mengajukan nota dinas guna mencairkan dana sebesar Rp 1.782.458.060. Faktanya, ikan tak pernah dikirim hingga 20 November 2023. Untuk mengaburkan jejak, PO dialihkan ke PT NNN dengan skema serupa. Namun, dari total tagihan Rp 2,04 miliar, hanya Rp 825 juta yang berhasil dicairkan.

 

Kejahatan Berlanjut di 2024

 

Pada awal 2024, pola serupa kembali dijalankan. FD mengatur pengadaan fiktif 40.000 kg ikan cakalang dan 40.000 kg baby tuna atas nama PT UDK, lagi-lagi bermodalkan dokumen palsu dari P. Nota dinas kembali diajukan, dan PT PI pusat mencairkan dana penuh senilai Rp 1.485.558.837. Ironisnya, dari jumlah tersebut, hanya Rp 25 juta yang dapat dipertanggungjawabkan.

 

Negara Merugi, Tersangka Dijerat Pasal Berat

 

Berdasarkan hasil penyidikan, negara ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 3 miliar. Kejari Tanjung Perak menegaskan penyelidikan akan terus berlanjut guna mengungkap keterlibatan pihak lain. “Kami masih mendalami kemungkinan adanya aktor lain dalam kasus ini,” tegas Made Agus.

 

Para tersangka dijerat Pasal 2 Ayat (1) jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, junto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP; serta Pasal 3 jo. Pasal 18 UU Tipikor jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

 

Kasus ini menjadi cermin nyata bagaimana penyimpangan dalam tubuh BUMN dapat berdampak serius terhadap keuangan negara. Langkah tegas Kejari Tanjung Perak dalam membongkar praktik korupsi ini patut diapresiasi sebagai bentuk penegakan hukum tanpa pandang bulu.

(Galih) 

 

 

Loading

Berita Terkait

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus
Perang Sarung Berujung Pembacokan di Mranggen, Tiga Remaja Diamankan Polisi
Aksi Tawuran Remaja di Tuntang Viral di Medsos, Polres Semarang Turun Tangan Amankan Sejumlah Pemuda
Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!
Bejat! Pria Lansia Perkosa Perempuan Disabilitas di Kamar Mandi Masjid, Warga Klaten Tangkap Pelaku
Mi Basah Berformalin 1,5 Ton per Hari Digerebek! Distributor di Boyolali Diciduk Polisi9
LPG dan Persediaan Kopi UMKM Teras Gunung Candirejo Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku
Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 13:20

DePA-RI Kecam Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:13

Perang Sarung Berujung Pembacokan di Mranggen, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:05

Aksi Tawuran Remaja di Tuntang Viral di Medsos, Polres Semarang Turun Tangan Amankan Sejumlah Pemuda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:16

Pesta Ekstasi di Karaoke Berastagi Digerebek Polisi, Dua Terduga Pengguna Diciduk Satresnarkoba Polres Tanah Karo!!

Sabtu, 14 Maret 2026 - 16:46

Bejat! Pria Lansia Perkosa Perempuan Disabilitas di Kamar Mandi Masjid, Warga Klaten Tangkap Pelaku

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:04

Mi Basah Berformalin 1,5 Ton per Hari Digerebek! Distributor di Boyolali Diciduk Polisi9

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:05

LPG dan Persediaan Kopi UMKM Teras Gunung Candirejo Digondol Maling, Polisi Selidiki Pelaku

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:34

Wartawan Diduga Diintimidasi Oknum Polisi di Tanggamus, Pimpinan Patroli 86 Minta Kapolri Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!