Bupati dan DPRD Kabupaten Semarang Perketat Pengawasan Sektor Rawan, Upaya Cegah Korupsi Sejak Dini

redaksi

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Nyoto S : Editor |Witriyani
Semarang |Jejakkasusindonesianews.com – Pemerintah Kabupaten Semarang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Semarang memperkuat komitmen dalam pencegahan tindak pidana korupsi dengan memperketat pengawasan di sejumlah sektor yang dinilai rawan penyimpangan.

Langkah ini menjadi perhatian serius kedua institusi, menyusul masih adanya potensi celah korupsi dalam tata kelola pemerintahan, khususnya pada sektor strategis yang berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran publik.
Fokus Pengawasan pada Sektor Rawan
Bupati Semarang menegaskan bahwa pengawasan akan difokuskan pada tahapan krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program kegiatan.

Menurutnya, sektor seperti pengadaan barang dan jasa, proyek pembangunan infrastruktur, serta pengelolaan anggaran menjadi area yang memiliki risiko tinggi terjadinya penyimpangan apabila tidak diawasi secara ketat.

“Setiap proses harus berjalan transparan dan akuntabel. Tidak boleh ada ruang bagi praktik yang merugikan keuangan negara maupun masyarakat,” tegasnya.

DPRD Perkuat Fungsi Kontrol
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Semarang menyatakan bahwa pihak legislatif akan mengoptimalkan fungsi pengawasan sebagai bagian dari mekanisme checks and balances terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Ia menekankan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan secara administratif, tetapi juga melalui pemantauan langsung di lapangan guna memastikan program berjalan sesuai aturan.
“Pengawasan akan difokuskan pada titik-titik yang berpotensi terjadi penyimpangan. Kami ingin memastikan anggaran benar-benar digunakan sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dinilai menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengawasan yang efektif. Kedua pihak sepakat bahwa upaya pencegahan harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, bukan hanya bersifat reaktif setelah terjadi pelanggaran.
Kolaborasi ini juga mencerminkan komitmen bersama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Dorong Tata Kelola Bersih dan Akuntabel
Penguatan pengawasan ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk menutup celah korupsi sejak dini. Selain itu, upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan terstruktur, potensi penyimpangan diharapkan dapat diminimalkan, sehingga setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Berita Terkait

MELAWAN LUPA: 10 Tahun Menjabat, Kades Ngarap-Arap Dihantam Isu Pungli dan Dugaan Korupsi-Penanganan Kasus Mandek!
Penunjukan Plt Kepala DPUPR Salatiga, Pemkot Jamin Layanan dan Proyek Tetap Jalan!!
Armada Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan di Batang, Dorong Distribusi dan Ekonomi Desa
Wabup Demak Buka TMMD 2026, Tegaskan Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa
Jalan Rusak Bobrok Di Leyangan Disorot ” Swadaya Dipertanyakan, Transparansi Dituntut!!
Dibongkar KPK” Tata Kelola Pemkab Pati Masih Rawan, Celah Korupsi Dikepung dari Semua Sisi!!
Administratur KKPH Gundih Dampingi Danrem 073/Makutarama Tinjau Lokasi Rencana Brigif TP di Grobogan
KPK Dorong Pemda Jateng Perbaiki Tata Kelola dan Pengawasan Anggaran

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:15

MELAWAN LUPA: 10 Tahun Menjabat, Kades Ngarap-Arap Dihantam Isu Pungli dan Dugaan Korupsi-Penanganan Kasus Mandek!

Rabu, 29 April 2026 - 21:53

Penunjukan Plt Kepala DPUPR Salatiga, Pemkot Jamin Layanan dan Proyek Tetap Jalan!!

Kamis, 23 April 2026 - 20:08

Armada Koperasi Merah Putih Mulai Disalurkan di Batang, Dorong Distribusi dan Ekonomi Desa

Rabu, 22 April 2026 - 20:55

Wabup Demak Buka TMMD 2026, Tegaskan Gotong Royong Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa

Minggu, 19 April 2026 - 14:27

Jalan Rusak Bobrok Di Leyangan Disorot ” Swadaya Dipertanyakan, Transparansi Dituntut!!

Sabtu, 18 April 2026 - 12:57

Dibongkar KPK” Tata Kelola Pemkab Pati Masih Rawan, Celah Korupsi Dikepung dari Semua Sisi!!

Jumat, 10 April 2026 - 00:31

Administratur KKPH Gundih Dampingi Danrem 073/Makutarama Tinjau Lokasi Rencana Brigif TP di Grobogan

Rabu, 1 April 2026 - 19:28

KPK Dorong Pemda Jateng Perbaiki Tata Kelola dan Pengawasan Anggaran

Berita Terbaru

error: Content is protected !!