Dari Balik Jeruji Menuju Kemandirian, Produk Warga Binaan Lapas Purwodadi Diminati Masyarakat

redaksi

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Suprapto

GROBOGAN | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  – Program ketahanan pangan yang dikembangkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi kembali menunjukkan hasil positif. Dalam kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar di depan Lapas Purwodadi, Minggu (7/6/2026), berbagai produk hasil pertanian dan peternakan yang dikelola warga binaan bersama petugas ludes diserbu masyarakat.

Produk yang dipasarkan meliputi 20 kilogram telur ayam, 17 kilogram terong yang dikemas dalam 26 plastik, serta 10 kilogram kangkung yang dikemas menjadi 30 ikat. Seluruh hasil tersebut merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan yang dijalankan secara mandiri sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak kegiatan dimulai. Dalam waktu singkat, seluruh produk yang dipasarkan habis terjual. Dari penjualan tersebut, Lapas Purwodadi berhasil memperoleh pendapatan sebesar Rp480.000 dari telur ayam, Rp78.000 dari terong, dan Rp30.000 dari kangkung, sehingga total omzet mencapai Rp588.000.

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, mengatakan keberhasilan pemasaran hasil ketahanan pangan ini menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian yang dijalankan mampu menghasilkan produk berkualitas sekaligus bernilai ekonomis.

“Program ketahanan pangan tidak hanya menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan di bidang pertanian dan peternakan. Bekal ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Erik.

Menurutnya, kegiatan pemasaran melalui CFD juga menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat luas sekaligus mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan.

Lapas Purwodadi berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan peternakan produktif sebagai bagian dari pembinaan kemandirian. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan, membangun mental produktif, serta mempersiapkan warga binaan agar lebih siap menjalani kehidupan setelah bebas.

Selain memberikan manfaat ekonomi, hasil penjualan produk ketahanan pangan tersebut nantinya akan disalurkan dalam bentuk premi kepada warga binaan yang terlibat langsung dalam kegiatan produksi. Sebagian hasil lainnya juga akan dimanfaatkan untuk mendukung program sosial bagi masyarakat sekitar maupun keluarga warga binaan yang membutuhkan.

Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan penjualan seluruh hasil panen dan peternakan ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan berbasis kemandirian di Lapas Purwodadi mampu menciptakan warga binaan yang produktif, terampil, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.

Berita Terkait

Aktivitas Galian C di Perbatasan Sembung–Kalibalik Batang Dikeluhkan Warga, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Wali Kota Ikut Kirab Kereta Kencana, Haul Sunan Kalijaga Penggaron Kidul Berlangsung Meriah dan Penuh Makna
EMPAT SANTRI DI DEMAK AJUKAN KEBERATAN, PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM PERKARA
Penataan Lahan PT GMS di Pringapus Dipertanyakan, Dugaan Belum Berizin Mencuat
Tragedi di Sabana Merbabu, Pendaki Asal Semarang Meninggal Saat Menuju Puncak
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Dua Hari Setelah Viral, KK Endang Akhirnya Terbit ”  Bupati Turun Tangan, Camat Sidak Desa Temboro
EMPAT SANTRI BANTAH JADI KORBAN ” NARASI DALAM LAPORAN DUGAAN ASUSILA DI AL-ANFAS MULAI DIPERTANYAKAN

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:37

Aktivitas Galian C di Perbatasan Sembung–Kalibalik Batang Dikeluhkan Warga, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:20

Wali Kota Ikut Kirab Kereta Kencana, Haul Sunan Kalijaga Penggaron Kidul Berlangsung Meriah dan Penuh Makna

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:44

EMPAT SANTRI DI DEMAK AJUKAN KEBERATAN, PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM PERKARA

Jumat, 12 Juni 2026 - 09:40

Penataan Lahan PT GMS di Pringapus Dipertanyakan, Dugaan Belum Berizin Mencuat

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44

Tragedi di Sabana Merbabu, Pendaki Asal Semarang Meninggal Saat Menuju Puncak

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:29

Dua Hari Setelah Viral, KK Endang Akhirnya Terbit ”  Bupati Turun Tangan, Camat Sidak Desa Temboro

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:02

EMPAT SANTRI BANTAH JADI KORBAN ” NARASI DALAM LAPORAN DUGAAN ASUSILA DI AL-ANFAS MULAI DIPERTANYAKAN

Berita Terbaru

error: Content is protected !!