Laporan | Mulyono
DEMAK | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Musibah kebakaran kembali mengguncang wilayah Kabupaten Demak. Dua unit rumah milik warga di Dukuh Jetis, Desa Tamansari, RT 04 RW 03, Kecamatan Mranggen, hangus dilalap api dalam peristiwa kebakaran yang terjadi saat kedua bangunan tersebut dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya merantau.
Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba membuat warga sekitar panik. Dalam waktu singkat, si jago merah mengamuk dan melahap sebagian besar bangunan karena tidak ada penghuni yang dapat melakukan penanganan awal.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik atau hubungan arus pendek yang terjadi di salah satu rumah. Dugaan tersebut kini menjadi fokus perhatian karena rumah yang ditinggal dalam waktu lama dinilai rentan mengalami gangguan instalasi listrik tanpa terdeteksi.
“Api pertama kali terlihat dari dalam rumah. Karena rumah kosong dan tidak ada yang mengetahui sejak awal, api cepat membesar lalu merembet ke bangunan sebelah,” ungkap salah seorang warga di lokasi kejadian.
Melihat kobaran api semakin membesar, warga berupaya melakukan pemadaman secara swadaya menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Namun besarnya api membuat upaya warga tidak mampu menghentikan laju kebakaran.
Petugas Damkar yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman dan pendinginan hingga api berhasil dikendalikan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa karena rumah dalam keadaan tidak berpenghuni, kerugian material ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Fakta Kejadian:
Lokasi: Dukuh Jetis, Desa Tamansari RT 04 RW 03, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.
Objek terbakar: Dua unit rumah warga.
Kondisi bangunan: Kosong karena pemilik sedang merantau.
Dugaan penyebab: Korsleting listrik.
Korban jiwa: Nihil.
Kerugian: Diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik, terutama pada rumah yang ditinggalkan dalam jangka waktu lama guna mencegah terjadinya kebakaran serupa(..)







