Skandal Dalam Lapas Semarang: Hasil Urine Beda, Dugaan Jaringan Narkoba dari Balik Jeruji Menguat

redaksi

Sabtu, 25 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok/Ilustrasi

Laporan | Adi Winarko
Semarang | jejakkasusindonesianews.com– Kasus terpidana penembakan siswa SMK Negeri 4 Semarang, Robig Zaenudin, kembali memunculkan tanda tanya publik. Kali ini bukan soal vonis, melainkan dugaan keterlibatan narkoba dari balik penjara yang diwarnai perbedaan keterangan antar lembaga.(25/4)

Pihak Polda Jawa Tengah menyatakan bahwa hasil tes urine terhadap Robig menunjukkan indikasi positif narkoba. Pemeriksaan dilakukan melalui inspeksi mendadak oleh Direktorat Reserse Narkoba bersama unsur intelijen Lapas Kelas I Semarang pada Senin, 19 Januari 2026, setelah adanya laporan dugaan pengendalian peredaran narkotika dari dalam lapas.

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, menjelaskan bahwa saat pemeriksaan berlangsung, kondisi Robig terlihat tidak stabil dan menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Meski demikian, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba di lokasi. Polda masih mendalami kemungkinan adanya jaringan serta belum memastikan isu temuan sabu 15 kilogram.

Sebaliknya, Kepala Lapas Kelas I Semarang, Ahmad Tohari, menegaskan bahwa hasil tes urine yang dilakukan pihak lapas menunjukkan hasil negatif dan tidak ditemukan indikasi keterlibatan narkoba.

Perbedaan hasil ini menimbulkan pertanyaan terkait validitas pemeriksaan serta koordinasi antar lembaga penegak hukum. Dugaan pengendalian narkoba dari dalam lapas pun masih dalam penyelidikan.

Dalam perkembangan berikutnya, Robig bersama 20 warga binaan lainnya dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Gladakan Nusakambangan pada Selasa, 4 Februari 2026. Sementara itu, 20 narapidana lainnya dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Nirbaya. Pemindahan dilakukan berdasarkan Surat Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah Nomor: WP.13-PK.03.02-29 tertanggal 30 Januari 2026 sebagai langkah pengamanan narapidana berisiko tinggi.

Kasus ini tidak hanya membuka kembali perhatian publik terhadap peristiwa penembakan siswa, tetapi juga menyoroti potensi celah koordinasi antar lembaga. Publik kini menunggu kejelasan atas perbedaan hasil tersebut.

Berita Terkait

Digerebek” Jaringan Sabu Modus Ranjau di Salatiga Dibongkar, 3 Residivis Tumbang ,49 Paket Disita!!
Viral! 7 Bocah di Kudus Kompak Curi Tutup Drainase, Dijual Murah Demi Jajan!!
Teror Pencurian Gereja di Getasan Berulang, Polisi Buru Pelaku yang Manfaatkan Situasi Sepi
Ngemplang BBM Subsidi Pakai Modus Barcode Ganda” Warga Wonosobo Diciduk Polisi
Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir
Digulung Dini Hari! Kurir Sabu Sistem Tempel ” Dibekuk, Jaringan Karanganyar-Solo Dibongkar Polda Jateng
Liputan Dihalangi, Kasus Ngawi Meledak! MNN Media Tempuh Jalur Hukum dan Dewan Pers
DIUSIR SAAT LIPUTAN, WARTAWAN LAPORKAN OKNUM PUSKESMAS SINE KE Dewan Pers ” ADA APA DENGAN KETERBUKAAN INFORMASI?

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:02

Digerebek” Jaringan Sabu Modus Ranjau di Salatiga Dibongkar, 3 Residivis Tumbang ,49 Paket Disita!!

Jumat, 24 April 2026 - 13:05

Viral! 7 Bocah di Kudus Kompak Curi Tutup Drainase, Dijual Murah Demi Jajan!!

Kamis, 23 April 2026 - 22:15

Teror Pencurian Gereja di Getasan Berulang, Polisi Buru Pelaku yang Manfaatkan Situasi Sepi

Kamis, 23 April 2026 - 15:24

Ngemplang BBM Subsidi Pakai Modus Barcode Ganda” Warga Wonosobo Diciduk Polisi

Rabu, 22 April 2026 - 20:47

Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir

Minggu, 19 April 2026 - 22:01

Digulung Dini Hari! Kurir Sabu Sistem Tempel ” Dibekuk, Jaringan Karanganyar-Solo Dibongkar Polda Jateng

Jumat, 17 April 2026 - 19:30

Liputan Dihalangi, Kasus Ngawi Meledak! MNN Media Tempuh Jalur Hukum dan Dewan Pers

Jumat, 17 April 2026 - 18:22

DIUSIR SAAT LIPUTAN, WARTAWAN LAPORKAN OKNUM PUSKESMAS SINE KE Dewan Pers ” ADA APA DENGAN KETERBUKAAN INFORMASI?

Berita Terbaru

error: Content is protected !!