Laporan |Suprapto
Grobogan |Jejakkasusindonesianews.com — Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., menghadiri kegiatan launching Program 200 Jembatan Perintis Garuda yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan diikuti secara daring dari Desa Ngombak, Kecamatan Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Senin (9/3/2026).
Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud kehadiran negara melalui TNI Angkatan Darat dalam memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan akses infrastruktur penghubung antarwilayah, terutama di daerah yang selama ini sulit dijangkau.
Dalam sela-sela acara launching tersebut, Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subiyanto, turut memberikan sambutan sekaligus meresmikan 200 Jembatan Perintis Garuda di berbagai daerah. Presiden juga menyempatkan diri menyapa masyarakat yang berada di sejumlah lokasi pembangunan jembatan melalui sambungan daring.
Secara khusus di wilayah Kodam IV/Diponegoro, pembangunan jembatan perintis telah terealisasi sebanyak 39 unit yang dibangun secara bertahap di berbagai kabupaten di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pada tahap pertama, Kodam IV/Diponegoro membangun 4 unit jembatan yang tersebar di Kabupaten Banyumas, Wonosobo, dan Wonogiri.
Selanjutnya pada tahap kedua, dibangun 13 unit jembatan di sejumlah wilayah, di antaranya Kabupaten Cilacap, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Kebumen, Pekalongan, Tegal, Semarang, Grobogan, Rembang, Sleman, serta Magelang.
Sementara itu pada tahap ketiga, dilaksanakan pembangunan 20 unit jembatan jenis Armco, yang terdiri dari 13 unit di Kabupaten Pemalang, 5 unit di Kabupaten Purbalingga, serta masing-masing 1 unit di Kabupaten Kudus dan Banjarnegara.
Selain dukungan program dari pemerintah pusat, Kodam IV/Diponegoro juga menginisiasi pembangunan dua unit Jembatan Bailey secara swadaya di Kabupaten Purbalingga. Pembangunan tersebut dilakukan sebagai respon cepat terhadap wilayah yang terdampak musibah banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu.
Melalui program pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin meningkat sehingga dapat mendukung aktivitas perekonomian masyarakat serta mempermudah akses pelayanan bagi warga di daerah terpencil.






