Laporan |Edy Bondan
Kabupaten Semarang | Jejakkasusindonesianews.com — Aksi pencurian terjadi di kawasan UMKM Teras Gunung, Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Dalam peristiwa tersebut, delapan tabung gas LPG ukuran 3 kilogram serta sejumlah persediaan kopi milik pelaku usaha dilaporkan hilang digondol pelaku.
Berdasarkan keterangan para saksi yang merupakan penghuni sekaligus pelaku UMKM di kawasan tersebut, pelaku diduga masuk ke area penyimpanan dengan cara mencongkel lemari tempat penyimpanan tabung gas.
Akibat kejadian itu, sebanyak delapan tabung gas LPG 3 kilogram raib. Selain gas, pelaku juga mengambil sejumlah stok kopi yang biasa digunakan untuk operasional usaha di kawasan Teras Gunung.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh para pelaku UMKM pada pagi hari saat mereka hendak memulai aktivitas.
Mereka mendapati lemari penyimpanan sudah dalam kondisi rusak dan sejumlah barang di dalamnya telah hilang.
Diduga kuat aksi pencurian terjadi pada dini hari setelah waktu sahur, ketika situasi di sekitar lokasi relatif sepi.
Kapolsek Ungaran, Kompol Sugiarto, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Iya benar, ada kejadian pencurian di wilayah Candirejo. Dugaan sementara terjadi dini hari setelah sahur. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Petugas kepolisian dari Polsek Ungaran juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di area UMKM Teras Gunung.
Kanit Reskrim Polsek Ungaran, Aiptu Khusna, menyampaikan bahwa pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan meminta keterangan para korban dan saksi di lokasi.
Adapun korban dalam peristiwa pencurian ini di antaranya Ibu Sri, Ibu Osi, dan Bapak Totok yang memiliki usaha angkringan di kawasan UMKM Teras Gunung.
Hingga saat ini, kasus pencurian tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian guna mengungkap pelaku yang bertanggung jawab.
Para pelaku UMKM di kawasan Teras Gunung berharap pelaku segera tertangkap serta meminta peningkatan keamanan di lingkungan usaha agar kejadian serupa tidak kembali terulang.






