Polsek Semarang Selatan Selamatkan Anak Terlantar  Tapi” Ada Tanda Tanya Besar soal Pengawasan Sosial dan Perlindungan Anak

redaksi

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG |Jejakkasusindonesianews.com – Sekali lagi, jajaran Polsek Semarang Selatan menunjukkan kecepatan tanggap setelah seorang anak ditemukan dalam kondisi terlantar di wilayah hukumnya, Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, di balik respons cepat itu, muncul pertanyaan serius: mengapa seorang anak bisa berada dalam kondisi “terlantar” sedemikian rupa — tanpa pendamping, tanpa pengawasan — di wilayah yang notabene padat penduduk?

Anak tersebut kemudian dibawa ke markas Polsek untuk pendataan dan perlindungan sementara, sebelum akhirnya orang tuanya — Ahmad Suyadi, warga Wringinjajar RT 01 RW 02, Mranggen, Demak — tiba sekitar pukul 17.00 WIB dan “menjemput kembali.” Yang menggigit: bukan hanya soal pengabaian oleh keluarga, tapi juga tentang lemahnya jaringan sosial dan proteksi anak di lingkungan sekitar. Bagaimana mungkin seorang anak bisa berkeliaran tanpa pengawasan sampai ditemukan terlantar — dan publik tidak menyadarinya?

Kapolsek, Kompol Sucipto, S.H., dalam pernyataannya menekankan bahwa respons cepat adalah bagian dari “pelayanan humanis.” Namun, pernyataan itu terasa bagai “plester cepat” atas luka mendalam: luka dari pengabaian sosial dan sistem perlindungan anak yang rapuh. Jelas — pelayanan polisi hanya bisa bersifat reaksioner; terlebih penting adalah upaya pencegahan yang melibatkan keluarga, masyarakat, dan institusi terkait.

Kasus ini harus jadi alarm: bukan hanya bagi keluarga yang lalai, tetapi juga bagi aparat sosial dan pemerintah daerah. Anak terlantar bukan hanya soal terlantar hari ini — tapi potensi tragedi esok hari. Masyarakat diimbau lebih waspada, tapi acapkali diimbau belaka tidak cukup. Diperlukan aksi nyata: pemantauan lingkungan, pelibatan RT/RW, dinas sosial — dan sistem yang memastikan tak ada anak “terlantar” tanpa saksi di wilayah padat.

Kalau proses pemulihan psikologis dan perlindungan tidak jadi prioritas, maka “penyelematan di mapolsek” hanyalah sekelumit solusi. Karena akar permasalahan: pengabaian dan kelalaian baik dari keluarga maupun masyarakat tetap menganga.

Pewarta : Nyoto S

Berita Terkait

Klarifikasi Resmi: CV Sari Limbah di Desa Kayen Kantongi Izin Lengkap dan Sah
Kepsek SDN 2 Dompyong Wetan Diduga Sering Tinggalkan Tugas, Dinas Pendidikan Cirebon Diminta Turun Tangan
DIDUGA JADI PARKIR LIAR, FASILITAS UMUM DI SAMPING THE PARK MALL SEMARANG DISOROT
Diduga Dibekingi Oknum TNI Aktif, Warung “Aceh” di Kabupaten Pekalongan Jual Obat Keras Secara Bebas
Balap Liar di Flyover Madukoro Kembali Ditertibkan, 31 Motor Diamankan
Gudang LPG Ilegal di Grogol, Nama Oknum Anggota Polresta Surakarta Terseret
PENDANGKALAN Sungai Kali Babon PENGGARON KIDUL MEMPRIHATINKAN, WARGA DESAK NORMALISASI
Kapuas Hulu Semakin Hebat, Harga Pertalite Tembus Rp.25.000, Warga Menjerit!!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:25

Klarifikasi Resmi: CV Sari Limbah di Desa Kayen Kantongi Izin Lengkap dan Sah

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:44

Kepsek SDN 2 Dompyong Wetan Diduga Sering Tinggalkan Tugas, Dinas Pendidikan Cirebon Diminta Turun Tangan

Senin, 23 Februari 2026 - 12:54

DIDUGA JADI PARKIR LIAR, FASILITAS UMUM DI SAMPING THE PARK MALL SEMARANG DISOROT

Senin, 23 Februari 2026 - 00:02

Diduga Dibekingi Oknum TNI Aktif, Warung “Aceh” di Kabupaten Pekalongan Jual Obat Keras Secara Bebas

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:32

Balap Liar di Flyover Madukoro Kembali Ditertibkan, 31 Motor Diamankan

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:47

Gudang LPG Ilegal di Grogol, Nama Oknum Anggota Polresta Surakarta Terseret

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:35

PENDANGKALAN Sungai Kali Babon PENGGARON KIDUL MEMPRIHATINKAN, WARGA DESAK NORMALISASI

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:25

Kapuas Hulu Semakin Hebat, Harga Pertalite Tembus Rp.25.000, Warga Menjerit!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!