Kaperwil Jateng : Yogie
SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Praktik kotor percaloan dalam seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) kembali mencoreng dunia kepolisian. Polda Jawa Tengah berhasil membongkar kasus penipuan dengan modus iming-iming bisa meloloskan peserta seleksi Akpol tahun 2025.
Sebanyak empat orang pelaku diamankan, dua di antaranya merupakan oknum anggota Polri. Para pelaku diduga menipu keluarga calon taruna dengan janji akan membantu kelulusan seleksi Akpol. Akibatnya, korban mengalami kerugian hingga Rp 2,65 miliar.
Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman menjelaskan, kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari salah satu korban yang anaknya gagal seleksi, padahal sebelumnya sudah menyerahkan uang secara bertahap sesuai permintaan para pelaku.
“Setelah uang diserahkan bertahap, ternyata korban tidak lolos seleksi,” ujar Brigjen Latif saat konferensi pers di Mapolda Jateng, Rabu (5/11/2025).
Brigjen Latif menegaskan, penerimaan Taruna Akpol tidak dipungut biaya sepeser pun. Ia mengimbau masyarakat agar tidak percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.
“Yang perlu disiapkan hanya empat hal, yaitu kesehatan jasmani, kebugaran fisik, kesehatan rohani dan psikologis, serta kecerdasan akademik. Tidak ada jalan pintas lainnya,” tegasnya.
Kasus ini kini tengah dikembangkan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Jateng untuk menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain maupun korban tambahan.(..)






