Beredar Video Masjid Dirusak, Kapolres Semarang: Masyarakat Jangan Jadi Korban Provokasi!!!

redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan:Witriyani 

Kab. Semarang | jejakkasusindonesianews.com – Beredarnya video yang memperlihatkan kondisi masjid di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang dalam keadaan berantakan, membuat masyarakat ramai membicarakannya di media sosial.

Dalam video tersebut tampak suasana gelap dengan beberapa kursi dan meja terbalik, disertai narasi bahwa masjid dirusak oleh pemilik tempat karaoke di Bandungan.

Menanggapi hal itu, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratu Ainy menegaskan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum terbukti kebenarannya. Hal itu disampaikan Kapolres saat konferensi pers di Ungaran, Selasa (28/10/2025), didampingi Kasat Reskrim dan Kasi Humas Polres Semarang.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial. Polri akan menangani kasus ini secara profesional untuk menemukan bukti sesuai fakta,” tegas AKBP Ratna Quratu Ainy.

Kapolres juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk mencari keuntungan pribadi atau memperkeruh suasana.

Sementara itu, takmir Masjid Baiturrahman yang muncul dalam video viral tersebut menyatakan tidak mengetahui secara pasti kapan dan bagaimana kejadian itu terjadi.

“Kejadian video itu saya nggak tahu. Saya baru tahu setelah video itu viral. Soal kursi dan meja terbalik, saya juga tidak tahu,” ungkap takmir dalam klarifikasi yang disertakan dalam video.

Polres Semarang saat ini masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak.

Kapolres memastikan setiap laporan dan aduan masyarakat, termasuk dari organisasi keagamaan, akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.(..)

 

 

Berita Terkait

Polisi Diminta Panggil Pendeta H Gereja Bethany Salatiga atas Dugaan Penyebaran Hoaks
14 Kasus Diduga Mandek di Polres Rembang Lolos Gelar Perkara, Propam Polda Jateng Siap Terbitkan SP3D
Togel Menggila Saat Ramadan, Polres Kendal Bungkam ”  Ada Apa di Balik Diamnya Aparat?
Polsek Semarang Barat Disorot Soal Penanganan Kasus Paiman, Pelapor Keluhkan Proses Berlarut??
Tak Satupun Emas Berlian Terungkap, Kasus Pencurian Justru Dihentikan: Penanganan Polrestabes Semarang Dinilai Prematur, Keadilan Dikorbankan
Diduga Ditunggangi Oknum, Layanan PTSP PN Rembang Disorot Keras! Advokat Bagas Pamenang Bongkar Dugaan Intimidasi dan Diskriminasi
Oknum Polisi di Kalbar Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Anggota Polres Kirim Surat Terbuka ke Presiden dan Kapolri
Waspada Investasi Bodong, Kantor Hukum Fredy and Partners Imbau Masyarakat Tak Tergiur Janji Untung Besar

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 19:17

Polisi Diminta Panggil Pendeta H Gereja Bethany Salatiga atas Dugaan Penyebaran Hoaks

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:58

14 Kasus Diduga Mandek di Polres Rembang Lolos Gelar Perkara, Propam Polda Jateng Siap Terbitkan SP3D

Senin, 23 Februari 2026 - 09:08

Togel Menggila Saat Ramadan, Polres Kendal Bungkam ”  Ada Apa di Balik Diamnya Aparat?

Senin, 16 Februari 2026 - 15:26

Polsek Semarang Barat Disorot Soal Penanganan Kasus Paiman, Pelapor Keluhkan Proses Berlarut??

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:12

Tak Satupun Emas Berlian Terungkap, Kasus Pencurian Justru Dihentikan: Penanganan Polrestabes Semarang Dinilai Prematur, Keadilan Dikorbankan

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:53

Diduga Ditunggangi Oknum, Layanan PTSP PN Rembang Disorot Keras! Advokat Bagas Pamenang Bongkar Dugaan Intimidasi dan Diskriminasi

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:13

Oknum Polisi di Kalbar Diduga Rekayasa Kasus Narkoba, Anggota Polres Kirim Surat Terbuka ke Presiden dan Kapolri

Senin, 9 Februari 2026 - 18:58

Waspada Investasi Bodong, Kantor Hukum Fredy and Partners Imbau Masyarakat Tak Tergiur Janji Untung Besar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!