Tolak Kebijakan ODOL, Puluhan Sopir Truk Gelar Aksi Solidaritas di Brebes

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Brebes-Jejakkasusindonesianes.com, Puluhan sopir truk dari berbagai daerah di Jawa Tengah menggelar aksi solidaritas di ruas Jalan Raya Pantura Brebes, Kamis pagi (19/6/2025), sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan Over Dimension Over Loading (ODOL) yang dinilai merugikan para pengemudi angkutan barang.

 

Aksi yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB ini berlangsung damai. Para sopir membawa spanduk bertuliskan tuntutan dan menghidupkan klakson truk secara serentak sebagai bentuk protes simbolik. Mereka meminta pemerintah meninjau ulang penerapan kebijakan zero ODOL yang menurut mereka belum dibarengi dengan solusi konkret bagi pelaku transportasi logistik.

 

“Kami bukan menolak keselamatan, tapi menolak ketidakadilan. Banyak dari kami terjerat kredit, tapi kendaraan kami dianggap tidak layak jalan karena dianggap ODOL,” ujar Rudi Hartono, salah satu koordinator aksi.

 

Menurut para peserta aksi, implementasi kebijakan ODOL belum sepenuhnya adil karena masih terjadi tebang pilih di lapangan. Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap perusahaan karoseri yang membangun bodi kendaraan di luar standar.

 

Pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Brebes turut mengawal jalannya aksi agar tetap kondusif dan tidak mengganggu arus lalu lintas secara signifikan. Kapolres Brebes AKBP Wahyu Bintoro mengatakan, pihaknya menghormati aspirasi warga namun mengimbau agar aksi tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.

 

“Kami akan sampaikan aspirasi para sopir ini ke pihak terkait di tingkat provinsi maupun pusat,” ujar Wahyu.

 

Para sopir berharap, sebelum penindakan ODOL diberlakukan secara menyeluruh, pemerintah memberikan masa transisi yang realistis serta skema insentif atau subsidi untuk modifikasi kendaraan agar sesuai regulasi.(Yogie PS)

 

 

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!