Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Respons Ekonomi Global dan Tarif AS

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  – Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 7 April 2025. Rapat tersebut membahas perkembangan situasi ekonomi global dan strategi respons pemerintah, termasuk kebijakan tarif dari Amerika Serikat (AS) yang belakangan menjadi sorotan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah diplomasi ekonomi yang bersifat terkoordinasi dan menyeluruh. Ia menyebut pembahasan negosiasi dengan pihak AS juga telah dilakukan secara mendalam.

“Pak Presiden menugaskan saya, Menlu dan Menteri Keuangan sesuai dengan jadwal yang diberikan,” ujar Airlangga kepada awak media usai rapat.

“Sebelum tanggal 9 kita sudah melemparkan posisi kita,” tambahnya.

Selain membahas isu tarif, rapat juga menyoroti respons ekonomi nasional terhadap dinamika global, termasuk kondisi nilai tukar rupiah yang belakangan menunjukkan volatilitas. Menurut Airlangga, Presiden Prabowo akan menyampaikan secara langsung arah kebijakan ekonomi dan langkah-langkah pemerintah dalam merespons tantangan global tersebut.

“Besok jam 1 di acara di Bank Mandiri, Bapindo, karena yang akan menyampaikan Bapak Presiden langsung,” kata Airlangga.

Acara tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 8 April 2025, di Kantor Pusat Bank Mandiri, Jakarta. Sejumlah kalangan strategis dijadwalkan hadir, mulai dari ekonom, perwakilan investor, pimpinan redaksi media, hingga masyarakat umum.

Melalui forum ini, pemerintah ingin menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global, dengan mengandalkan pendekatan diplomasi aktif, kebijakan fiskal yang adaptif, serta komunikasi terbuka dengan pelaku pasar dan pemangku kepentingan.

Loading

Berita Terkait

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi
Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi
Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat
Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir
Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!
BBM Non-Subsidi Melejit! PT Pertamina (Persero) Naikkan Harga Hingga Rp9.000/Liter per 18 April 2026
Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas
APRI Kalteng Tancap Gas: Ribuan Penambang Ilegal Dibina Menuju Legal dan Berkelanjutan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi

Minggu, 26 April 2026 - 15:03

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi

Jumat, 24 April 2026 - 18:42

Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat

Rabu, 22 April 2026 - 20:47

Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir

Minggu, 19 April 2026 - 15:16

Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!

Sabtu, 18 April 2026 - 18:02

BBM Non-Subsidi Melejit! PT Pertamina (Persero) Naikkan Harga Hingga Rp9.000/Liter per 18 April 2026

Jumat, 17 April 2026 - 07:55

Tak Main-Main! Muslimlaw & Partners Kuasai 1.036 Ha Tanah Landreform, Penggarap Tanpa Hak Terancam Ditindak Tegas

Jumat, 10 April 2026 - 22:09

APRI Kalteng Tancap Gas: Ribuan Penambang Ilegal Dibina Menuju Legal dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!