VIRAL! Enam Debt Collector yang Rampas Kunci Mobil Perempuan di Exit Tol Kaligawe Akhirnya Berdamai, Korban: Jangan Lagi Arogan!

redaksi

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | M.Supadi
SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM  – Kasus enam debt collector (DC) yang sempat menghebohkan publik usai diduga merampas kunci mobil milik seorang perempuan di Exit Tol Kaligawe, Kota Semarang, akhirnya berujung damai melalui mekanisme restorative justice di Pengadilan Negeri Semarang, Rabu (24/6/2026).

Perkara yang viral di media sosial dan menuai kecaman luas terhadap aksi para debt collector tersebut resmi dihentikan setelah tercapai kesepakatan perdamaian antara korban dan para terdakwa.

Kuasa hukum para terdakwa, Alvares Guarino Lulan, mengungkapkan bahwa sejak awal pihaknya telah mendorong penyelesaian secara kekeluargaan. Namun upaya perdamaian yang dilakukan sejak tahap penyelidikan, penyidikan hingga penuntutan baru berhasil diwujudkan saat perkara memasuki persidangan.

Menurut Alvares, sejumlah pasal yang sebelumnya disangkakan kepada kliennya dinilai tidak terbukti berdasarkan keterangan korban di persidangan.
“Korban sendiri menyampaikan tidak ada pengeroyokan maupun penganiayaan. Yang terjadi adalah perebutan kunci kendaraan,” ujarnya usai sidang.

Ia juga mengapresiasi sikap korban dan keluarganya yang bersedia membuka ruang perdamaian, serta berterima kasih kepada Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Semarang yang memfasilitasi proses restorative justice tersebut.

Senada, kuasa hukum lainnya, Bobby Radja Bunga, menyebut penyelesaian perkara melalui restorative justice pada tahap persidangan menjadi salah satu implementasi nyata semangat KUHAP yang mengedepankan penyelesaian konflik secara damai.

Di sisi lain, korban Arinta mengaku telah menerima permintaan maaf dari para terdakwa. Meski memilih berdamai, ia berharap kejadian yang sempat menyita perhatian publik itu menjadi pelajaran penting agar para pelaku tidak lagi bertindak arogan saat menjalankan pekerjaannya.

“Alhamdulillah kami sudah menerima permohonan maaf mereka. Semoga ini menjadi efek jera dan ke depan tidak ada lagi tindakan arogan terhadap masyarakat, terutama perempuan,” tegasnya.

Kasus yang sempat viral dan memicu gelombang kritik terhadap tindakan debt collector di Semarang tersebut kini resmi berakhir damai. Namun peringatan dari korban tetap menjadi sorotan: penagihan utang tidak boleh dilakukan dengan cara intimidatif, apalagi hingga meresahkan masyarakat di ruang publik.(..)

Berita Terkait

Warga Kalisari Kesulitan Air Bersih, Polres Semarang Turun Tangan Salurkan Bantuan
Aduan Warga Berbuah Razia ” Polres Demak Sita 56 Botol Miras dan Bahan Oplosan Es Moni
Janji Manis Tinggal Janji? Tiga Tahun Konsumen Zakira Residence 4 Tlogo Menanti Rumah, Uang Puluhan Juta Menggantung
7 Bulan Pasca Banjir, Korban dan Pelaku UMKM di Aceh Timur Pertanyakan Kejelasan Bantuan Jadup dan Stimulan
Sidak Proyek Nandanavana ” Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata di Lereng Merbabu
BERIZIN TAPI BIKIN RESAH! DPRD SEMARANG SOROT TAMBANG GALIAN C DELIK, JALAN RUSAK DAN WARGA MENJERIT!!
DPR RI dan DPR Aceh Jangan Jadi Penonton ” Korban Banjir Aceh Timur Butuh Aksi Nyata Bukan Janji
Kesabaran Warga Bergas Habis ” Jalan Rusak Parah Diprotes dengan Pohon Pisang

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:29

VIRAL! Enam Debt Collector yang Rampas Kunci Mobil Perempuan di Exit Tol Kaligawe Akhirnya Berdamai, Korban: Jangan Lagi Arogan!

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:18

Warga Kalisari Kesulitan Air Bersih, Polres Semarang Turun Tangan Salurkan Bantuan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:34

Aduan Warga Berbuah Razia ” Polres Demak Sita 56 Botol Miras dan Bahan Oplosan Es Moni

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:18

Janji Manis Tinggal Janji? Tiga Tahun Konsumen Zakira Residence 4 Tlogo Menanti Rumah, Uang Puluhan Juta Menggantung

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:25

7 Bulan Pasca Banjir, Korban dan Pelaku UMKM di Aceh Timur Pertanyakan Kejelasan Bantuan Jadup dan Stimulan

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:28

Sidak Proyek Nandanavana ” Pemkab Semarang Telusuri Dugaan Pelanggaran Izin Wisata di Lereng Merbabu

Senin, 15 Juni 2026 - 23:12

BERIZIN TAPI BIKIN RESAH! DPRD SEMARANG SOROT TAMBANG GALIAN C DELIK, JALAN RUSAK DAN WARGA MENJERIT!!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:12

DPR RI dan DPR Aceh Jangan Jadi Penonton ” Korban Banjir Aceh Timur Butuh Aksi Nyata Bukan Janji

Berita Terbaru

error: Content is protected !!