Puting Beliung Mengamuk di Bener, 25 Rumah Porak-poranda Tertimpa Pohon Raksasa!

redaksi

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan |Mustaqhim : Editor | Witriyani
Purworejo | Jejakkasusindonesianews.com — Teror cuaca ekstrem kembali menghantam wilayah Kecamatan Bener. Hujan deras disertai angin puting beliung menerjang tanpa ampun, merobohkan pepohonan besar hingga menghantam puluhan rumah warga.

Data sementara mencatat sedikitnya 25 rumah rusak, tersebar di sejumlah desa seperti Karangsari, Ketosari, Bener, dan Kedungloteng. Desa Bener menjadi wilayah paling parah terdampak, dengan kerusakan mulai dari ringan hingga berat akibat tertimpa pohon berukuran besar, termasuk pohon durian yang sulit dievakuasi.

Camat Bener, Bambang Surtiyanto, mengungkapkan bahwa bencana terjadi sejak sore hingga malam hari. Warga pun langsung bergerak melakukan penanganan darurat secara gotong royong.

“Sebagian sudah melakukan pembenahan sejak semalam, namun ada juga yang baru bisa ditangani pagi ini karena ukuran pohon cukup besar,” ujarnya.

Evakuasi berlangsung dramatis. Warga bersama aparat berjibaku menyingkirkan batang pohon yang menimpa atap rumah. Bahkan hingga larut malam, proses pembersihan masih terus dilakukan di sejumlah titik.

Pemerintah kecamatan mengakui pendataan masih berlangsung dan jumlah korban terdampak berpotensi bertambah. Laporan awal telah disampaikan kepada pemerintah kabupaten untuk segera ditindaklanjuti.

Meski kerusakan cukup masif, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, beberapa warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat tertimpa genteng saat angin kencang menerjang.
Peristiwa ini disebut warga sebagai kejadian paling parah yang pernah terjadi di wilayah tersebut.

Sementara itu, anggota DPRD Purworejo, Timbul Susilo, mendesak agar BPBD segera turun tangan melakukan penanganan cepat dan pendataan menyeluruh terhadap dampak bencana.

Pemerintah juga mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dengan memangkas pohon-pohon besar di sekitar rumah guna mencegah risiko serupa.

Cuaca makin tak bisa diprediksi,warga diminta siaga sebelum bencana berikutnya datang!

Berita Terkait

Viral Video Perkelahian Karyawan Pabrik, Polsek Bergas Bergerak Cepat Periksa Sejumlah Saksi
Si Jago Merah Mengamuk ” Hanguskan Bengkel Las di Teras, Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi!
BERIZIN TAPI BIKIN RESAH! DPRD SEMARANG SOROT TAMBANG GALIAN C DELIK, JALAN RUSAK DAN WARGA MENJERIT!!
Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi
Si Jago Merah Mengamuk di Mranggen Demak, Dua Rumah Milik Perantau Ludes Terbakar
Pelaku Pembakaran Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Ditangkap Polisi
Polsek Cepogo Bergerak Cepat! Kebakaran Limbah Kabel Bekas Berhasil Dijinakkan Sebelum Ancam Permukiman Warga
Tragedi di Sabana Merbabu, Pendaki Asal Semarang Meninggal Saat Menuju Puncak

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:05

Viral Video Perkelahian Karyawan Pabrik, Polsek Bergas Bergerak Cepat Periksa Sejumlah Saksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:47

Si Jago Merah Mengamuk ” Hanguskan Bengkel Las di Teras, Polisi Bergerak Cepat Amankan Lokasi!

Senin, 15 Juni 2026 - 23:12

BERIZIN TAPI BIKIN RESAH! DPRD SEMARANG SOROT TAMBANG GALIAN C DELIK, JALAN RUSAK DAN WARGA MENJERIT!!

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:41

Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:37

Si Jago Merah Mengamuk di Mranggen Demak, Dua Rumah Milik Perantau Ludes Terbakar

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:01

Pelaku Pembakaran Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Ditangkap Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:55

Polsek Cepogo Bergerak Cepat! Kebakaran Limbah Kabel Bekas Berhasil Dijinakkan Sebelum Ancam Permukiman Warga

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44

Tragedi di Sabana Merbabu, Pendaki Asal Semarang Meninggal Saat Menuju Puncak

Berita Terbaru

error: Content is protected !!