Polda Jatim Bongkar Jaringan Curanmor di Empat Kota” 12 Tersangka Diamankan

redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya||Jejakkasusindonesianews.com,Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di empat wilayah berbeda selama bulan Juli 2025. Sebanyak 12 orang tersangka berhasil diamankan dalam operasi ini.

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Bidhumas Polda Jatim, Jumat (1/8), Kabid Humas Kombes Pol Abast Abraham menjelaskan kronologi pengungkapan tujuh kasus curanmor, hasil kerja keras tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat di empat kota: Malang, Pasuruan, Lumajang, dan Probolinggo. Penyelidikan selama dua pekan berhasil mengungkap 17 Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan 17 unit sepeda motor yang berhasil disita sebagai barang bukti.

Kronologi Pengungkapan

Para pelaku diketahui menyasar lokasi-lokasi minim pengawasan, seperti teras rumah, parkiran apotek 24 jam, rumah makan, warung kopi, hingga area perkebunan dan persawahan.

Kombes Pol Widi Atmoko, S.I.K., M.Si., menyampaikan beberapa TKP yang berhasil diungkap, di antaranya:

Kepanjen, Malang (4 TKP): Dua motor dicuri dari teras rumah, satu di parkiran apotek 24 jam, satu lagi di depan rumah makan.

Gempol, Pasuruan: Satu unit dicuri dari halaman warung kopi.

Wonorejo, Lumajang: TKP berada di area parkir umum.

Probolinggo: Sepeda motor raib dari parkiran ruko.

Profil Tersangka

Dari 12 orang yang ditangkap, rinciannya sebagai berikut:

4 orang berasal dari Kabupaten Malang

6 orang dari Kabupaten Pasuruan

2 orang dari Kabupaten Lumajang

Salah satu kasus yang menyita perhatian adalah keterlibatan satu keluarga dalam aksi curanmor, di mana sang ayah mengajak dua anaknya untuk mencuri motor. Sang ayah berperan sebagai pengarah dan pengawas. Salah satu anak tidak dihadirkan dalam konferensi pers karena masih di bawah umur.

Selain itu, tercatat tiga orang tersangka merupakan residivis, dengan salah satu di antaranya telah empat kali keluar masuk penjara.

Barang Bukti dan Modus Operandi

Dalam pengungkapan ini, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti:

17 unit sepeda motor berbagai merek

1 unit mobil Grand Max

1 unit mesin merk Carry

1 unit ponsel Samsung

1 buah kunci T

2 potong pakaian milik tersangka

Para pelaku menyasar kendaraan tanpa pengamanan ganda dan menjual hasil curian secara cepat ke wilayah pegunungan di Pasuruan dan Probolinggo, dengan harga Rp2–3 juta per unit.

Proses Hukum

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sebagian lainnya juga dikenai Pasal 365 KUHP karena adanya unsur kekerasan, dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Polda Jatim menyampaikan apresiasi atas kerja keras tim penyidik. Pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen Polda dalam menciptakan rasa aman melalui penyelidikan berbasis data dan metode saintifik.

Seluruh barang bukti kini diamankan dan akan ditampilkan kepada media. Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk membongkar kemungkinan adanya jaringan curanmor yang lebih luas.

Imbauan kepada Masyarakat

Polda Jatim mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan atau kejadian pencurian kendaraan ke kantor polisi terdekat.

“Kewaspadaan dan kerja sama masyarakat adalah kunci utama dalam memberantas kejahatan jalanan,” tegas Kombes Pol Widi Atmoko.

Kontributor : Galih 

Editor :Redaksi

 

 

Loading

Berita Terkait

Terbongkar” Pengasuh Ma’had Al Anfas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak, Lembaga Ternyata Tak Berizin!!
Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan
KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap
Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga
Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi
Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:34

Terbongkar” Pengasuh Ma’had Al Anfas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak, Lembaga Ternyata Tak Berizin!!

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:32

Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:13

Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10

KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:37

Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:41

Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:44

Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!