Pelaku Penusukan di Depan SDN 1 Penaruban Weleri Ditangkap, Polisi Dalami Motif

redaksi

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Kang Adi 

Kendal||Jejakkasusindonesianews.com-Tim gabungan dari Resmob Polres Kendal dan Unit Reskrim Polsek Weleri berhasil menangkap terduga pelaku penusukan yang terjadi di depan SD Negeri 1 Penaruban, Dukuh Pagersari, Desa Penaruban, Weleri. Pelaku berinisial MH diamankan di lokasi persembunyiannya tanpa perlawanan.(30/7)

Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Rizky Ari Budianto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut bahwa pelaku diduga kuat terlibat dalam aksi penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Kami telah mengamankan seseorang yang diduga pelaku utama dalam kasus penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia di wilayah Weleri,” ujar AKP Rizky, Rabu (30/7/2025).

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin, 28 Juli 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Ageng Nuhroho, seorang pedagang cilok yang biasa berjualan di lokasi kejadian, pelaku datang mengendarai sepeda motor, lalu menghampiri korban.

“Pelaku turun dari sepeda motor, langsung merangkul korban, dan kemudian menusukkan benda tajam ke tubuh korban,” jelas AKP Rizky mengutip keterangan saksi.

Melihat aksi brutal tersebut, saksi sempat berusaha melerai dengan memukul pelaku menggunakan kursi kayu. Warga yang mendengar teriakan segera berdatangan, membuat pelaku melarikan diri ke arah barat menggunakan motornya.

Tak lama setelah kejadian, saksi dan warga segera melapor ke Polsek Weleri. Tim gabungan yang diterjunkan melakukan penyelidikan intensif, hingga akhirnya berhasil meringkus MH di tempat persembunyiannya.

“Pelaku saat ini sudah diamankan di Polres Kendal. Kami masih mendalami motif di balik tindakan pelaku terhadap korban, yang diduga merupakan seorang gelandangan,” pungkas AKP Rizky.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwajib.(..)

 

 

 

Loading

Berita Terkait

Terbongkar” Pengasuh Ma’had Al Anfas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak, Lembaga Ternyata Tak Berizin!!
Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran
Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan
KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap
Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga
Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi
Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:34

Terbongkar” Pengasuh Ma’had Al Anfas Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak, Lembaga Ternyata Tak Berizin!!

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:32

Hampir Sebulan Jalan di Tempat ” Kasus Penganiayaan Remaja di Wonosari Patebon Mandek, Terduga Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:13

Cekcok Berujung Perkelahian Karyawan Pabrik Di Bergas ” Korban Lapor Polisi dan Minta Keadilan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:10

KEADILAN BELUM TUNTAS! Kuasa Hukum Korban Desak 5 Terduga Pelaku Kasus Pemerkosaan di Aceh Timur Segera Ditangkap

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:37

Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:41

Dendam Membara, Pembakar Dua Rumah di Karangawen Akhirnya Dibekuk Polisi

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:44

Tak Beri Ruang Pelaku Kejahatan ” Polres Semarang Terjunkan Tim URC Satreskrim Siaga 24 Jam

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!