Aceh Timur | Jejakkasusindonesianews.com – Ketua Jaringan Anak Syuhada Jasa Daerah 3 Idi wilayah Peureulak, Muzakir, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Azhari M. Nur atau yang akrab disapa Haji Maop atas amanah barunya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur masa jabatan 2026–2031.
Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan baru di tubuh Partai Aceh, khususnya dalam memperkuat perjuangan politik dan konsolidasi organisasi di wilayah Aceh Timur.
Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Aceh secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) definitif kepengurusan DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur kepada Azhari M. Nur pada Senin (18/5/2026).
Penyerahan SK tersebut menandai sahnya kepengurusan baru DPW Partai Aceh Aceh Timur dalam menjalankan roda organisasi serta memperkuat basis perjuangan politik partai di daerah.
Dalam struktur kepengurusan terbaru, Azhari M. Nur dipercaya sebagai Ketua DPW, didampingi Tgk. Iskandar Midsen sebagai Sekretaris dan M. Yusuf sebagai Bendahara.
Azhari M. Nur mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan DPP Partai Aceh kepada dirinya bersama jajaran pengurus lainnya.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Insya Allah kami akan bekerja dengan penuh komitmen, menjaga kekompakan, dan terus memperjuangkan aspirasi rakyat demi kemajuan Aceh Timur,” ujar Haji Maop.
Ia menambahkan, kepengurusan definitif ini akan menjadi momentum memperkuat konsolidasi internal partai hingga ke tingkat gampong, sekaligus membangun semangat perjuangan yang lebih terarah, solid, dan progresif.
Sementara itu, DPP Partai Aceh berharap kepengurusan baru DPW Aceh Timur mampu menghadirkan energi baru dalam memperkuat organisasi, menjaga marwah partai, serta meningkatkan kontribusi politik demi kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.
Dengan diterimanya SK definitif tersebut, DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Timur kini siap bergerak lebih solid, terstruktur, dan aktif dalam mengemban amanah perjuangan politik di Bumi Aceh Timur.
[Hendrika S]







