KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!

redaksi

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Adi Winarko
Semarang | jejakkasusindonesianews.com- Bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Kalialang Lama RT 05 RW 01, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, semakin menunjukkan kondisi darurat seiring pergerakan tanah yang belum stabil dan terus meluas (5 Mei 2026).

Data terbaru di lapangan mencatat 3 unit rumah warga mengalami kerusakan total hingga tidak dapat lagi dihuni. Sementara itu, 7 rumah lainnya berada dalam ancaman langsung, akibat retakan tanah yang terus berkembang mendekati area bangunan.

Ketua RT 05 RW 01, Sabar Wahyudi, menyampaikan bahwa kondisi tersebut berpotensi memburuk apabila tidak segera dilakukan langkah penanganan.
“Total yang potensi terdampak ada 7 rumah, yang sudah benar-benar rusak dan tidak bisa dihuni ada 3 rumah,” ujarnya (5 Mei 2026).

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengungkapkan bahwa kejadian ini merupakan rangkaian bencana yang telah terjadi sebelumnya di lokasi yang sama. Pada 26 Maret 2026, longsor lebih dulu berdampak pada 1 rumah milik Ibu Markonah (60 tahun), dengan 1 KK berjumlah 2 jiwa.

Tidak berselang lama, peristiwa serupa kembali terjadi pada 2 Mei 2026, yang menyebabkan 2 rumah tambahan ikut terdampak, sehingga total kini mencapai 3 rumah dalam kondisi rusak berat.

BPBD Kota Semarang saat ini terus melakukan koordinasi lintas instansi serta pemantauan intensif, mengingat kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi menimbulkan longsor susulan sewaktu-waktu.

Warga yang tinggal di sekitar lokasi diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melakukan evakuasi mandiri apabila tanda-tanda pergerakan tanah semakin terlihat, guna menghindari risiko korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.

Berita Terkait

Pemkot Semarang Perkuat Pengawasan Silayur, Penanganan Cepat Dilakukan Pasca Insiden Truk Ekspedisi
Dipergoki Curi Kimpul, Pria Berkebutuhan Khusus Diamankan Warga dan Berakhir Damai di Polsek Sidomukti
Viral Sopir Mobil Arogan di Bandungan! Gara-Gara Gagal Nyalip, Pemotor Dihajar di Pinggir Jalan
Usai Antar Ayam Geprek dan Salat Maghrib ” Driver Ojol di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Tempat Wudhu!!
Kecelakaan Maut di Selogiri ” Pembonceng Honda Vario Tewas di Tempat
Warga Blotongan Dilaporkan Hilang ” Keluarga Minta Bantuan Pencarian Purwanti yang Alami Gangguan Kejiwaan
Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di BSB Semarang, Pelajar Asal Semarang Barat Meninggal di Tempat
Misteri Kematian Pemuda di Rawa Pening Gegerkan Warga” Branjang Ikan Jadi Lokasi Penemuan!!

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:18

Pemkot Semarang Perkuat Pengawasan Silayur, Penanganan Cepat Dilakukan Pasca Insiden Truk Ekspedisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45

Dipergoki Curi Kimpul, Pria Berkebutuhan Khusus Diamankan Warga dan Berakhir Damai di Polsek Sidomukti

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:58

Viral Sopir Mobil Arogan di Bandungan! Gara-Gara Gagal Nyalip, Pemotor Dihajar di Pinggir Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:58

Usai Antar Ayam Geprek dan Salat Maghrib ” Driver Ojol di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Tempat Wudhu!!

Senin, 11 Mei 2026 - 00:33

Kecelakaan Maut di Selogiri ” Pembonceng Honda Vario Tewas di Tempat

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:19

Warga Blotongan Dilaporkan Hilang ” Keluarga Minta Bantuan Pencarian Purwanti yang Alami Gangguan Kejiwaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:08

Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di BSB Semarang, Pelajar Asal Semarang Barat Meninggal di Tempat

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:19

Misteri Kematian Pemuda di Rawa Pening Gegerkan Warga” Branjang Ikan Jadi Lokasi Penemuan!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!