Banjir Terus Berulang di Krajan Leyangan, Warga Sorot Galian C dan Minimnya Penanganan Pemerintah

redaksi

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor | M.Supadi

Ungaran Timur | Jejakkasusindonesianews.com  – Banjir kembali melanda permukiman warga di RT 03 RW 02 Krajan, Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Air meluap dari sungai yang berada di sekitar Gang Batak, tepatnya di sisi kediaman warga bernama Agung.

Sejumlah warga menyebut peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Mereka menilai banjir dipicu oleh pendangkalan sungai yang semakin parah akibat sedimentasi lumpur.

Kondisi tersebut diperburuk dengan aktivitas galian C di wilayah hulu yang diduga menyumbang material ke aliran sungai.

“Setiap hujan turun, kami selalu waswas. Sungai cepat penuh lumpur, air meluap ke rumah-rumah,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada langkah konkret dari pemerintah desa maupun instansi terkait untuk melakukan normalisasi sungai atau penanganan talud yang dinilai sudah tidak memadai.

Warga juga menyoroti belum adanya perhatian serius terhadap kondisi tersebut, baik dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah.

Mereka berharap ada tindakan nyata, termasuk evaluasi terhadap aktivitas galian C yang diduga menjadi salah satu penyebab utama sedimentasi.

“Kami hanya ingin ada solusi. Jangan sampai setiap hujan kami terus jadi korban banjir,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Leyangan maupun pihak terkait lainnya mengenai penanganan banjir dan dugaan dampak aktivitas galian C di wilayah tersebut.

Warga berharap pemerintah segera melakukan normalisasi sungai serta pengawasan ketat terhadap aktivitas penambangan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Berita Terkait

Pemkot Semarang Perkuat Pengawasan Silayur, Penanganan Cepat Dilakukan Pasca Insiden Truk Ekspedisi
Dipergoki Curi Kimpul, Pria Berkebutuhan Khusus Diamankan Warga dan Berakhir Damai di Polsek Sidomukti
Viral Sopir Mobil Arogan di Bandungan! Gara-Gara Gagal Nyalip, Pemotor Dihajar di Pinggir Jalan
Usai Antar Ayam Geprek dan Salat Maghrib ” Driver Ojol di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Tempat Wudhu!!
Kecelakaan Maut di Selogiri ” Pembonceng Honda Vario Tewas di Tempat
Warga Blotongan Dilaporkan Hilang ” Keluarga Minta Bantuan Pencarian Purwanti yang Alami Gangguan Kejiwaan
Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di BSB Semarang, Pelajar Asal Semarang Barat Meninggal di Tempat
Misteri Kematian Pemuda di Rawa Pening Gegerkan Warga” Branjang Ikan Jadi Lokasi Penemuan!!

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:18

Pemkot Semarang Perkuat Pengawasan Silayur, Penanganan Cepat Dilakukan Pasca Insiden Truk Ekspedisi

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:45

Dipergoki Curi Kimpul, Pria Berkebutuhan Khusus Diamankan Warga dan Berakhir Damai di Polsek Sidomukti

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:58

Viral Sopir Mobil Arogan di Bandungan! Gara-Gara Gagal Nyalip, Pemotor Dihajar di Pinggir Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:58

Usai Antar Ayam Geprek dan Salat Maghrib ” Driver Ojol di Pekalongan Ditemukan Meninggal di Tempat Wudhu!!

Senin, 11 Mei 2026 - 00:33

Kecelakaan Maut di Selogiri ” Pembonceng Honda Vario Tewas di Tempat

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:19

Warga Blotongan Dilaporkan Hilang ” Keluarga Minta Bantuan Pencarian Purwanti yang Alami Gangguan Kejiwaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:08

Diduga Jadi Korban Tabrak Lari di BSB Semarang, Pelajar Asal Semarang Barat Meninggal di Tempat

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:19

Misteri Kematian Pemuda di Rawa Pening Gegerkan Warga” Branjang Ikan Jadi Lokasi Penemuan!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!