Korban Penganiayaan di Laporkan ke Polsek Kebonagung Polres Demak,” Keluarga Siap Lapor Balik

Rabu, 16 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Ahmad Malik Fauzan (22) Warga Desa Manggar Mas, Kec. Godong, Kab. Grobogan, Jawa Tengah korban penganiayaan pada tanggal 3 Februari 2025 lalu malah di laporkan ke Polsek Kebonagung, Demak,Hal ini disampaikan Ahmad kepada awak media,Selasa (15/4/2025).

Ahmad menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi di jalan raya Semarang – Purwodadi tepatnya didepan pintu masuk tempat wisata api abadi Mrapen.

Berawal saat dirinya melihat pagelaran musik dangdut yang tak jauh dari lokasi kejadian. Namun setelah pagelaran musik dangdut selesai tak berselang lama ada keributan yang tidak tahu dari warga mana.

 

Tak ingin terlibat dalam keributan tersebut Ahmad dan teman – temannya berpencar mencoba menjauh dari lokasi keributan.

 

“Saat itu saya lari kearah Selatan jalan yang sudah masuk wilayah Grobogan. Namun saya kaget karena malah saya dikejar oleh 2 orang dengan menaiki sepeda motor Honda Beat dengan Nopol tidak tahu. Tiba – tiba saya dipukuli lalu menyusul 3 orang temannya yang ikutan memukul saya, jadi ada 5 orang yang menganiaya saya,” ungkapnya.

 

Ahmad juga mengatakan pasca dirinya dianiaya, belakangan tahu – tahu dirinya dilaporkan ke Polsek Kebonagung dan saat ini ia tengah dimintai keterangan oleh pihak penyidik dari Polsek Kebonagung.

 

Para saksi yang juga merupakan teman ahmad heran kenapa ada laporan? Dia (ahmad) dia justru dikroyok orang lima kok malah dia yang dilaporkan di Polsek Kebonagung. Ujar Asrul. (24) saat diwawancarai oleh wartawan.

Saksi juga Rifky. Juga membenarkan bahwa dia dan teman-temannya tidak pernah ikut dalam tawuran saat itu. Tambahnya.

Ibu ahmad menyayangkan kejadian tersebut, bahkan saya sudah datang kerumahnya pelapor tetapi tidak ketemu menurut istri pelapor suaminya ke semarang katanya seperti itu.

“Anak saya yang dikroyok kenapa malah dilaporkan. Ujarnya. Saya dan keluarga akan koordinasi untuk ambil langkah – langkah yang tepat bahkan kalau perlu kami akan ke Polda Jateng Melaporkan dugaan laporan palsu oleh Pelapor. Tegasnya.

(Ags /Red)

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!