Dugaan Asusila Kades Wonoagung, Demak Hingga Hamili Warga,Yoyok Sakiran Angkat Bicara” Inspektorat Harus Turun Tangan dan Tegas

Minggu, 18 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak-Jejakkasusindonesianes.com Kasus dugaan perbuatan asusila oleh Kepala Desa (Kades) Wonoagung, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), inisial Z, mendapat perhatian serius dari Ketua Badan Penelitian Aset Negara – Lembaga Aliansi Indonesia (BPAN-LAI) Jateng, Yoyok Sakiran.

 

“BPAN-LAI akan mengawal kasus tersebut, dan Inspektorat harus turun tangan dan menindak tegas Kades Wonoagung,” kata Yoyok Sakiran, Minggu (18/5/2025).

Perbuatan itu, menurut Yoyok, sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang kades, apalagi hingga mengakibatkan hamil dan tidak mau bertanggung jaw

 

“Rencana Senin besok (19/5/2025) kami akan mengawal BPD dan warga Desa Wonoagung ke Inspektorat, melaporkan kasus asusila tersebut dan ada kasus lain yang LPJ yang tidak kunjung diserahkan kepada pihak BPD,” tegasnya.

 

Yoyok berharap Kades Wonoagung dicopot, karena menurutnya unsur-unsurnya terpenuhi berdasarkan Permendagri Nomor 82 Tahun 2015 maupun Perda Kabupaten Demak Nomor 5 Tahun 2022.

 

Sebelumnya, Ratusan warga Desa Wonoagung menggeruduk balai desa pada Rabu, 14 Mei 2025. Mereka menuntut kepala desa untuk mundur karna menyalah gunakan dalam jabatannya.

Aksi demo warga ini dipicu oleh dugaan perselingkuhan sang kepala desa. Kasusnya tengah ditangani oleh Polres Demak. Warga mengaku malu dan geram karena kepala desa yang seharusnya menjadi panutan justru berbuat asusila

 

Kasus ini pertama kali dilaporkan oleh salah seorang perempuan ke Polres Demak. Perempuan berinisial N mengaku sempat hamil hingga akhirnya keguguran dan kepala desa tidak mau bertanggung jawab

(Angger S &Tiem)

Loading

Berita Terkait

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili
SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!
POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA
Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan
Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi
Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede
PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19

Wali Murid SMPN 3 Pucangading Desak SPMB 2026/2027 Transparan, Tolak Praktik Suap dan Manipulasi Domisili

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:34

SMK di Kebumen, Dendam Antarsekolah Turun-Temurun Terbongkar!

Senin, 27 April 2026 - 20:28

POLRES KENDAL TURUN TANGAN”  SISWA DISERET KE REALITA BAHAYA BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA

Minggu, 26 April 2026 - 11:57

Digerebek Dini Hari! Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pati” 7 Remaja Diamankan

Kamis, 23 April 2026 - 11:28

Jelang May Day, Polisi Masuk Sekolah: Siswa Diminta Tak Terprovokasi Aksi

Selasa, 21 April 2026 - 18:13

Semarak Hari Kartini! Polisi Turun Tangan Amankan Lomba Kreatif Anak TK di Karanggede

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:23

PPDB SDN 1 Bulungan Diduga Tidak Transparan, Wali Murid Minta Disdikpora Jepara Turun Tangan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!