Security Dipaksa Angkat Kaki ” Massa KMHA Dayak Kepung Lahan Sengketa PT Tapian Nadenggan

redaksi

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANTAP, KOTAWARINGIN TIMUR | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Aksi ratusan massa dari Kesatuan Masyarakat Hukum Adat (KMHA) Dayak Kalimantan Tengah di area perkebunan sawit PT Tapian Nadenggan, Desa Pantap, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, memanas, Senin (25/5/2026).

Ketegangan pecah setelah negosiasi antara massa aksi dan pihak manajemen perusahaan mengalami kebuntuan, meski telah dimediasi Camat Mentaya Hulu bersama aparat kepolisian dari Polsek Mentaya Hulu dan Polsek Telawang.

Massa mendesak PT Tapian Nadenggan segera mengosongkan lahan sengketa dan menarik seluruh personel keamanan perusahaan dari lokasi.

Tuntutan tersebut mengacu pada Putusan Pengadilan Negeri Sampit Nomor 67/Pdt.G/2025/PN.Spt tertanggal 27 April 2026 yang kini menjadi sorotan publik.

Namun pihak perusahaan tetap mempertahankan security di area sengketa, memicu kemarahan massa adat yang menilai perusahaan tidak memiliki dasar hukum kuat untuk tetap menguasai lahan tersebut.

“Karena pertemuan dengan pihak manajemen PT Tapian Nadenggan tidak mencapai kesepakatan, kami mengambil tindakan tegas untuk mengeluarkan seluruh security yang masih berjaga di lokasi sengketa,” tegas Penanggung Jawab Aksi, Erko Mojra.

Erko yang juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Masyarakat Peduli Hukum (AmpuH) Provinsi Kalimantan Tengah menilai perusahaan tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU) di atas objek sengketa tersebut.

Menurutnya, keberadaan aparat keamanan perusahaan di lahan konflik hanya memperkeruh situasi dan berpotensi memicu bentrokan terbuka dengan masyarakat adat.

Meski situasi sempat memanas, proses pengosongan lokasi berlangsung tanpa bentrok fisik. Seluruh personel keamanan perusahaan dilaporkan mundur secara kooperatif demi menghindari eskalasi konflik.

“Benar, ketika kami meminta seluruh security keluar dari lokasi, mereka memilih keluar sendiri tanpa perlawanan. Mereka memahami potensi bentrokan apabila tetap bertahan,” pungkas Erko.

Sengketa lahan antara warga Desa Pantap dan PT Tapian Nadenggan sendiri sebelumnya telah bergulir di Pengadilan Negeri Sampit dan kini memasuki tahap lanjutan setelah adanya upaya banding dari pihak terkait.
(Laporan: Iwansyah)

Berita Terkait

Camat Mentaya Hulu Diduga Memihak Perusahaan Sawit Saat Aksi Damai KMHA Dayak Kalteng
Mimpi Ibu Kota Baru Berujung Petaka ! Petani Lopait Diduga Jadi Mangsa Mafia Tanah!!
Heboh Isu Ibu Kota Kabupaten Semarang Dipindah ke Lopait, Ketua DPRD Bongkar Dugaan Permainan Mafia Tanah!
Personel Polres Tabanan Sigap Tangani Kebakaran”  Rumah Joglo Bersama PMK dan Warga
Dana Bimtek Siskeudes Diduga Masuk Kantong Pribadi? Oknum Kasi DPMG Peudawa Bungkam Saat Dikonfirmasi
Lelang Rumah Belum Ditetapkan, Nama Nasabah Sudah Viral ” BPR Arto Moro Digugat, KPKNL Disorot!!
Wakdan: Haji Maop Bawa Energi Baru, Partai Aceh Aceh Timur Siap Bangkit Lebih Solid dan Militan
Relawan Mualem–Dekfad Geram ” Disdik Aceh Dituding Arogan dan Bungkam Pers, Proyek Sekolah Pascabanjir Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:43

Camat Mentaya Hulu Diduga Memihak Perusahaan Sawit Saat Aksi Damai KMHA Dayak Kalteng

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:37

Security Dipaksa Angkat Kaki ” Massa KMHA Dayak Kepung Lahan Sengketa PT Tapian Nadenggan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:09

Heboh Isu Ibu Kota Kabupaten Semarang Dipindah ke Lopait, Ketua DPRD Bongkar Dugaan Permainan Mafia Tanah!

Senin, 25 Mei 2026 - 18:34

Personel Polres Tabanan Sigap Tangani Kebakaran”  Rumah Joglo Bersama PMK dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 01:25

Dana Bimtek Siskeudes Diduga Masuk Kantong Pribadi? Oknum Kasi DPMG Peudawa Bungkam Saat Dikonfirmasi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:50

Lelang Rumah Belum Ditetapkan, Nama Nasabah Sudah Viral ” BPR Arto Moro Digugat, KPKNL Disorot!!

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:14

Wakdan: Haji Maop Bawa Energi Baru, Partai Aceh Aceh Timur Siap Bangkit Lebih Solid dan Militan

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:06

Relawan Mualem–Dekfad Geram ” Disdik Aceh Dituding Arogan dan Bungkam Pers, Proyek Sekolah Pascabanjir Jadi Sorotan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!