Tegalwaton Jadi Magnet Pacuan Kuda Nasional, Triple Crown Serie 2 Angkat Spirit Tradisi Mangkunegaran

redaksi

Minggu, 10 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani
KABUPATEN SEMARANG |JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM – Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Tengaran, kembali menjadi pusat perhatian dunia olahraga berkuda nasional melalui gelaran Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 bertajuk Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2, Minggu (10/5/2026).

Ajang bergengsi ini bukan hanya menjadi perebutan perdana Piala Raja Mangkunegaran, tetapi juga menjadi laga krusial dalam perburuan gelar Triple Crown Indonesia 2026. Sebanyak 147 kuda terbaik dari 12 daerah di Indonesia turun berlaga dalam 18 kelas yang dipertandingkan dengan total hadiah mencapai Rp600 juta.

Piala Raja Mangkunegaran menjadi seri pembuka dari King’s Cup Series dalam rangkaian IHR 2026. Event ini merupakan kolaborasi antara SARGA.CO, PP PORDASI, dan Mangkunegaran yang memiliki sejarah panjang dalam budaya berkuda sejak abad ke-19.

Managing Director SARGA Group, Nugdha Achadie, menyebut penyelenggaraan ini sebagai langkah penting untuk meningkatkan prestise pacuan kuda Indonesia sebagai warisan budaya dan sportainment modern yang mampu menarik generasi muda.

Sementara itu, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X menegaskan bahwa tradisi pacuan kuda di Mangkunegaran merupakan bagian dari pelestarian budaya yang terus dijaga hingga kini. Melalui Piala Raja Mangkunegaran, pihaknya berharap kesadaran masyarakat terhadap olahraga berkuda semakin meningkat sebagai bagian dari kebanggaan nasional.

Selain persaingan sengit di lintasan, atmosfer Tegalwaton juga dipenuhi antusiasme penonton yang menikmati konsep sportainment modern. Pengunjung dapat menyaksikan balapan dari berbagai area tribun sambil menikmati hiburan keluarga yang disediakan panitia.

Gelaran Triple Crown Serie 2 di Tegalwaton pun semakin mengukuhkan Kabupaten Semarang sebagai salah satu pusat pacuan kuda nasional yang terus berkembang dan diminati publik Indonesia.

Berita Terkait

Diduga Rusak Hutan dan Serobot Lahan, Aktivitas Illegal Mining di Desa Tumbang Tukun Dilaporkan ke Polda Kalteng
Srikandi PP PAC Tambaksari Raih Juara Penyajian Terbaik di Festival Rujak Uleg Phoria 2026 HUT ke-733 Surabaya
Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi
E-Sport Makin Panas! 64 Tim Bertarung di Turnamen MLBB Polres Semarang, Hadiah Jutaan & Pesan Waspada Siber Jadi Sorotan
Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi
Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat
Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir
Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:44

Diduga Rusak Hutan dan Serobot Lahan, Aktivitas Illegal Mining di Desa Tumbang Tukun Dilaporkan ke Polda Kalteng

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:11

Tegalwaton Jadi Magnet Pacuan Kuda Nasional, Triple Crown Serie 2 Angkat Spirit Tradisi Mangkunegaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:18

Terbongkar! Toko Emas Ilegal Tampung Hasil PETI Digerebek, 260 Gram Emas Disita Polisi

Minggu, 26 April 2026 - 23:02

E-Sport Makin Panas! 64 Tim Bertarung di Turnamen MLBB Polres Semarang, Hadiah Jutaan & Pesan Waspada Siber Jadi Sorotan

Minggu, 26 April 2026 - 15:03

Alarm PWI ” Karya Jurnalistik Terancam, UU Hak Cipta Harus Direvisi

Jumat, 24 April 2026 - 18:42

Masyarakat Adat Punan Uheng Kereho Tegas Tolak ” PT KWI Masuk Wilayah Adat

Rabu, 22 April 2026 - 20:47

Dokumen Fiktif, Jaringan Lintas Negara Terbongkar” Diduga Libatkan Rantai Distribusi Terorganisir

Minggu, 19 April 2026 - 15:16

Semalam Suntuk di Surabaya! BOREG SURAN Bikin Reog Menggelegar, Tradisi Lokal Naik Kelas Dunia!!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!