Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

redaksi

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Witriyani
KABUPATEN SEMARANG | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM — Warga Desa Sraten, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia yang meninggal dunia di kamar mandi rumahnya, Senin (4/5/2026) sore.

Korban diketahui bernama Sugiati (60), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di RT 05 RW 07 Dusun Sraten. Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 17.30 WIB setelah warga bersama Ketua RT setempat terpaksa mendobrak pintu rumah yang terkunci dari dalam.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tuntang AKP Pri Handayani, SH., Selasa (5/5/2026) menjelaskan, kejadian bermula sehari sebelumnya saat korban sempat menghubungi tetangganya, Sulistiyani (59), melalui pesan WhatsApp.

Korban meminta diantar berobat karena mengeluhkan sakit. Namun, keesokan harinya sekitar pukul 08.00 WIB, saksi mencoba memanggil korban di rumahnya, tetapi tidak mendapat respons.

Merasa khawatir, saksi kembali mendatangi rumah korban pada sore hari. Karena tetap tidak ada jawaban, warga bersama Ketua RT akhirnya sepakat membuka paksa pintu rumah.

“Setelah berhasil masuk, korban ditemukan dalam posisi miring di kamar mandi dan sudah tidak bergerak,” jelas AKP Pri Handayani.

Petugas Polsek Tuntang yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, didampingi tenaga medis dari Puskesmas Gedangan. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Diduga korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang sebelumnya dikeluhkan,” imbuhnya.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar empat jam sebelum ditemukan. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.

Dari keterangan warga sekitar, korban diketahui memiliki riwayat sakit darah rendah (anemia) serta sempat mengeluh batuk dan pilek. Korban sehari-hari tinggal seorang diri, sementara suaminya telah lama meninggal dunia dan anaknya berdomisili di Jakarta.

Berita Terkait

Nekat Seberangi Sungai Lusi Saat Berburu” Pemuda Grobogan Hanyut dan Masih Dicari!!
KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!
Sehari Hilang Kontak”  Lansia di Tuntang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Rumah Terkunci dari Dalam
Banjir Terus Berulang di Krajan Leyangan, Warga Sorot Galian C dan Minimnya Penanganan Pemerintah
Niat Menolong Berujung Petaka, Dua Pemuda Terjun ke Jurang Sungai Tretes Salatiga!!
Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Alpukat Karanganyar, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana!
Sijago Merah Ngamuk di Karangdadap,Rumah Warga Ludes Dilalap” Polisi Selidiki Dugaan Penyebab
Gudang PT SAS Kreasindo Utama di Tegal Dilalap Api, Kerugian Tembus Rp15 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:16

Diduga Sakit, IRT di Tuntang Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:52

KRISIS LONGSOR GUNUNGPATI, 3 RUMAH HANCUR ”  7 LAINNYA DI AMBANG BENCANA!!

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:46

Sehari Hilang Kontak”  Lansia di Tuntang Ditemukan Tewas di Kamar Mandi, Rumah Terkunci dari Dalam

Kamis, 30 April 2026 - 16:26

Banjir Terus Berulang di Krajan Leyangan, Warga Sorot Galian C dan Minimnya Penanganan Pemerintah

Rabu, 29 April 2026 - 23:11

Niat Menolong Berujung Petaka, Dua Pemuda Terjun ke Jurang Sungai Tretes Salatiga!!

Rabu, 29 April 2026 - 17:52

Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Alpukat Karanganyar, Polisi Pastikan Tak Ada Unsur Pidana!

Rabu, 29 April 2026 - 17:30

Sijago Merah Ngamuk di Karangdadap,Rumah Warga Ludes Dilalap” Polisi Selidiki Dugaan Penyebab

Selasa, 28 April 2026 - 08:55

Gudang PT SAS Kreasindo Utama di Tegal Dilalap Api, Kerugian Tembus Rp15 Miliar

Berita Terbaru

error: Content is protected !!