Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

redaksi

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salatiga|Jejakkasusindonesianews.com  – Proyek pembangunan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri Salatiga kini menjadi sorotan tajam publik. Sejumlah temuan di lapangan memunculkan tanda tanya besar, mulai dari tidak adanya papan informasi proyek hingga dugaan pengabaian standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pantauan awak media menunjukkan para pekerja proyek tidak dilengkapi alat pelindung diri (APD) seperti helm proyek, rompi pengaman, dan sepatu safety. Kondisi ini dinilai bertentangan dengan standar kerja konstruksi yang mewajibkan penerapan K3 demi menjamin keselamatan tenaga kerja.

Tak hanya soal keselamatan, metode teknis pekerjaan pun menuai perhatian. Proses pengecoran struktur bangunan disebut dilakukan secara manual menggunakan molen berkapasitas kecil. Untuk proyek berskala besar di lingkungan lembaga pendidikan negeri, metode tersebut dipertanyakan karena berpotensi memengaruhi mutu dan kekuatan konstruksi apabila tidak memenuhi standar teknis yang berlaku.

Yang paling mencolok, tidak ditemukan papan proyek di lokasi pembangunan. Padahal, papan tersebut seharusnya memuat informasi penting seperti nilai pagu anggaran, sumber pendanaan, serta identitas pelaksana kegiatan. Ketiadaan informasi ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan keterbukaan publik dalam penggunaan dana pembangunan.

Saat dikonfirmasi, pihak kontraktor justru menyatakan bahwa sumber dana pembangunan tidak berasal dari pemerintah. Pernyataan tersebut memicu spekulasi dan pertanyaan lanjutan. Mengingat proyek berlangsung di lingkungan sekolah negeri, publik mempertanyakan kejelasan sumber pembiayaan serta legalitas mekanisme pelaksanaannya.

“Jika bukan dari anggaran pemerintah, lalu dari mana sumber dananya? Siapa yang bertanggung jawab atas pengawasan dan mutu pekerjaan?” ujar salah satu jurnalis di lokasi.

Sejumlah pihak mendesak adanya klarifikasi resmi dari pihak sekolah maupun instansi berwenang terkait. Transparansi sumber dana, besaran anggaran, hingga kepatuhan terhadap standar K3 dinilai penting untuk menghindari polemik yang lebih luas.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi yang disampaikan kepada publik. Masyarakat kini menunggu jawaban tegas atas proyek yang dinilai sarat tanda tanya tersebut.

[Yogie & Tiem ]

Berita Terkait

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas
DIDUGA JADI PARKIR LIAR, FASILITAS UMUM DI SAMPING THE PARK MALL SEMARANG DISOROT
Balap Liar di Flyover Madukoro Kembali Ditertibkan, 31 Motor Diamankan
Gudang LPG Ilegal di Grogol, Nama Oknum Anggota Polresta Surakarta Terseret
Kapuas Hulu Semakin Hebat, Harga Pertalite Tembus Rp.25.000, Warga Menjerit!!
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi
Satgas Pangan Grebek Pasar Kendal! Cabai Tembus Rp82 Ribu, Minyakita “Dikawinkan” Terancam Ditindak
Krisis Air Bersih 6 Bulan di Kesongo Tuntang, Ratusan Warga Terdampak – Pemdes Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar Sana-Sini

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 16:05

Skandal Pembangunan MAN Salatiga: Tanpa Papan Anggaran, K3 Amburadul, Dana Dipertanyakan!

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:16

Bukan Sekadar Lomba, Kapolres Semarang Cetak Agen Perubahan Lewat Video AI Kamtibmas

Senin, 23 Februari 2026 - 12:54

DIDUGA JADI PARKIR LIAR, FASILITAS UMUM DI SAMPING THE PARK MALL SEMARANG DISOROT

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:32

Balap Liar di Flyover Madukoro Kembali Ditertibkan, 31 Motor Diamankan

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:47

Gudang LPG Ilegal di Grogol, Nama Oknum Anggota Polresta Surakarta Terseret

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:25

Kapuas Hulu Semakin Hebat, Harga Pertalite Tembus Rp.25.000, Warga Menjerit!!

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:21

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tinjau Longsor Leyangan, Pastikan Penanganan Darurat Tanpa Kompromi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 22:06

Satgas Pangan Grebek Pasar Kendal! Cabai Tembus Rp82 Ribu, Minyakita “Dikawinkan” Terancam Ditindak

Berita Terbaru

error: Content is protected !!