SPP Fiktif, Tanda Tangan & Cap Basah Palsu Terbongkar: Warga Desa Jeruk Mengamuk Carik,Kaur Diminta Angkat Kaki

redaksi

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOYOLALI | JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM –Bara konflik di Desa Jeruk, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, kian membara. Dugaan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) fiktif, pemalsuan tanda tangan, hingga cap basah palsu menyeret nama perangkat desa. Kepercayaan publik runtuh. Warga menuntut tegas: Carik dan Kaur Perencanaan–Pembangunan mundur sekarang juga.

Ratusan warga kembali mengepung Balai Desa Jeruk dalam aksi demonstrasi jilid II, Rabu (31/12/2025). Aksi ini menjadi lanjutan protes sebelumnya, sekaligus penegasan bahwa warga tidak lagi percaya pada tata kelola pemerintahan desa yang dinilai carut-marut dan sarat manipulasi.

Aksi berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 16.40 WIB. Ban dibakar, knalpot bising meraung di halaman balai desa,simbol kemarahan warga atas dugaan penyalahgunaan dana desa yang mencederai prinsip akuntabilitas.
SPP Fiktif 2025, Tanda Tangan Kades–Camat Dipalsukan

Inspektur Pembantu II Inspektorat Boyolali, Lilik Subagiyo, yang turun langsung ke lokasi, membeberkan temuan awal yang menguatkan dugaan warga.

“Nilainya Rp159 juta, tapi yang diakui oknum Rp168,5 juta. Tanda tangan kepala desa hingga camat dipalsukan, cap basah juga palsu. Yang mengempul Kaur, saudara Eko,” ungkap Lilik di sela aksi.

“Dana tersebut diduga dipakai untuk kepentingan pribadi dan dibagi oleh dua perangkat desa. Fakta ini menjadi pemicu utama ledakan kemarahan warga.

Dana Dikembalikan Sebagian, Rp91 Juta Masih Menggantung

Ketua BPD Desa Jeruk, Sunardi, menegaskan bahwa pengembalian dana belum tuntas.
“Sekitar Rp78 juta sudah dikembalikan, tapi Rp91 juta masih menggantung. Ini yang membuat warga tidak bisa menerima,” tegasnya.

Sunardi juga menyebut Kaur Perencanaan dan Pembangunan telah menyatakan siap mundur, namun Sekdes Jeruk belum menunjukkan sikap yang sama, memicu kekecewaan lebih dalam.
“Kebetulan Kaur Eko tidak ada di rumah, Carik ikut mediasi,” tambahnya.
Warga Tegas: Mundur atau Konflik Akan Meledak Lagi

Bagi warga Desa Jeruk, pengunduran diri perangkat desa bukan sekadar tuntutan moral, melainkan langkah awal pemulihan kepercayaan publik.

Tanpa sikap tegas dan transparansi total, warga menilai konflik hanya akan berulang dan api protes sulit dipadamkan.

Sementara itu, Inspektorat Boyolali telah menjadwalkan pemeriksaan lanjutan pada Jumat (2/1/2026). Namun di mata warga, proses administrasi dinilai jauh lebih lambat dibanding luka kepercayaan yang ditinggalkan.

“Mereka menyalahgunakan dana desa dan memalsukan dokumen berupa tanda tangan serta cap kecamatan. Tuntutan massa tidak bergeser,” tutup Sunardi.[Yos/Red]

Berita Terkait

Saat Putusan Inkrah Tak Kunjung Tuntas, Asharuddin Laporkan Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
MA Tolak PK Bupati Kapuas Hulu, Flora Darosari Menang Telak dan Haknya Wajib Dipulihkan
Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!
Tak Ada Lagi Toleransi! DPRD Putuskan Tegal Panas dan Gembol Ditutup Permanen
Kades Turitempel Bergerak Tegas, Oknum Perangkat Desa Diduga Mabuk dan Karaoke di Kantor Desa Terancam Diskors Setahun
Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga
EMPAT SANTRI DI DEMAK AJUKAN KEBERATAN, PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM PERKARA
Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:32

Saat Putusan Inkrah Tak Kunjung Tuntas, Asharuddin Laporkan Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:19

MA Tolak PK Bupati Kapuas Hulu, Flora Darosari Menang Telak dan Haknya Wajib Dipulihkan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:41

Empat Santri Al Anfas Buka Suara di Polres Demak: ‘Kami Tidak Tahu Apa-Apa , Siap Bongkar Fakta Baru!

Senin, 15 Juni 2026 - 17:27

Tak Ada Lagi Toleransi! DPRD Putuskan Tegal Panas dan Gembol Ditutup Permanen

Senin, 15 Juni 2026 - 15:19

Kades Turitempel Bergerak Tegas, Oknum Perangkat Desa Diduga Mabuk dan Karaoke di Kantor Desa Terancam Diskors Setahun

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:37

Heboh di Turitempel, Dua Perangkat Desa Diduga Mabuk hingga Tuai Kritik Warga

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:44

EMPAT SANTRI DI DEMAK AJUKAN KEBERATAN, PERTANYAKAN DASAR PENCANTUMAN NAMA DALAM PERKARA

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:29

Aksi Blokade Jalan dan Bawa Sajam Viral, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Berita Terbaru

error: Content is protected !!