Keluarga Ali Mursid Gantungkan Harapan ke Wapres Gibran: Kebenaran Harus Ditegakkan

redaksi

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GROBOGAN |JEJAKKASUSINDONESIANEWS.COM— Setelah penantian panjang, pihak keluarga Ali Mursid akhirnya mendapatkan kesempatan untuk memaparkan langsung duduk perkara di hadapan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Kesempatan ini disambut penuh syukur oleh keluarga, khususnya Burita Yulianti, yang sejak awal mengawal kasus tersebut.

Pertemuan itu dinilai menjadi momentum penting untuk membuka tabir persoalan yang selama ini menimbulkan banyak tanda tanya di masyarakat. Hadirnya Wapres diharapkan mampu menghadirkan peninjauan objektif dan menyeluruh atas perkara yang membelit Ali Mursid.

Burita menegaskan, kesempatan bertemu Wapres akan dimanfaatkan secara maksimal untuk menyampaikan seluruh fakta dan bukti yang selama ini belum tersampaikan secara utuh.

“Ini bukan hanya perjuangan untuk nama baik Ali Mursid, tetapi juga untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bagi semua pihak,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Dukungan dari berbagai pihak pun terus mengalir. Banyak kalangan berharap pemerintah memberi atensi serius, memastikan proses hukum berjalan sesuai prinsip keadilan dan bebas dari intervensi.

Dugaan Kejanggalan Saat Gelar Perkara Khusus di Mabes Polri

Burita juga membeberkan pengalamannya ketika menghadiri gelar perkara khusus di Birowassidik Mabes Polri. Ia menilai ada sejumlah kejanggalan yang patut dipertanyakan, termasuk dugaan adanya “main mata” antara pihak tersangka dengan oknum berinisial SJW.

Menurut Burita, salah satu hal paling mencolok adalah hadirnya seseorang berinisial SPR, yang disebut tidak mendapat undangan resmi namun berada di dalam ruang gelar perkara.

“Dia bukan siapa-siapa, tidak diundang, tapi bisa masuk seenaknya dan seolah menunjukkan power di hadapan saya. Lebih aneh lagi, pihak tersangka terlihat akrab dengan SJW. Bahkan SJW sampai mencarikan kursi untuk SPR,” ungkapnya.

Burita mempertanyakan legalitas kehadiran SPR yang dinilai menyalahi prosedur.

“Di surat undangan jelas, yang dihadirkan adalah tersangka dan pelapor berikut lawyer jika ada. Lha ini orang yang tidak ada kaitannya kok bisa ikut masuk dalam gelar perkara khusus,” tegasnya.

Tak hanya itu, Burita juga menilai oknum SJW bersikap tidak profesional.

“SJW malah telponan, nerima telepon berulang kali. Tidak fokus dan tidak menghargai kami sebagai pihak yang diundang. Intinya, kami melihat SJW tidak profesional dalam menangani gelar perkara khusus ini,pungkasnya.

[Tatang/Red]

Berita Terkait

Dalih Terhipnotis, Menantu Diduga Gelapkan Rp60 Juta Uang Mertua
Ziarah Sunyi PWI Jateng Jelang HPN 2026: Pak Haryono KO Ditinggalkan, Integritas Ditinggikan
Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris
Razia Terpadu Berbuah Tegas: 80 Knalpot Brong Dimusnahkan di Boyan Tanjung, Polisi Perang Melawan Balap Liar
Tabungan 25 Tahun Kandas, Korban Emas-Berlian Semarang Barat Putus Asa “Harus Mengadu ke Mana Lagi?
Emas–Berlian Rp3 Miliar Hilang, Penyidik Cuma Dipatsus 21 Hari, Korban “ Kami Dipermainkan!!
PANAS MEMBARA! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng
Pemkot Semarang Turun Tangan! Proyek Rumah Makan Diduga Serobot Pondasi Warga, Ancaman Bangunan Mengintai

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 09:55

Dalih Terhipnotis, Menantu Diduga Gelapkan Rp60 Juta Uang Mertua

Senin, 2 Februari 2026 - 14:55

Ziarah Sunyi PWI Jateng Jelang HPN 2026: Pak Haryono KO Ditinggalkan, Integritas Ditinggikan

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:53

Diduga Digelapkan, Dana Ganti Rugi Pemindahan Makam Tionghoa di Mempawah Dipersoalkan Ahli Waris

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:18

Razia Terpadu Berbuah Tegas: 80 Knalpot Brong Dimusnahkan di Boyan Tanjung, Polisi Perang Melawan Balap Liar

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:12

Tabungan 25 Tahun Kandas, Korban Emas-Berlian Semarang Barat Putus Asa “Harus Mengadu ke Mana Lagi?

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:58

Emas–Berlian Rp3 Miliar Hilang, Penyidik Cuma Dipatsus 21 Hari, Korban “ Kami Dipermainkan!!

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:24

PANAS MEMBARA! Syamsuri Lapor Balik H. SMDN ke Polda Kalteng

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:59

Pemkot Semarang Turun Tangan! Proyek Rumah Makan Diduga Serobot Pondasi Warga, Ancaman Bangunan Mengintai

Berita Terbaru

error: Content is protected !!